Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Senyap Polda Sumbar di Pasaman, Alat Berat dan Operator Berhasil Diamankan Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Solok, Ratusan Botol Miras Disita Hujan Intensitas Sedang Hingga Lebat Diprakirakan Guyur Sejumlah Wilayah Sumbar  Sumbar Diprediksi Diguyur Hujan Berintensitas Sedang- Lebat Hari Ini Mengenal Yulius, Hakim Agung Kelahiran Bukittinggi yang Pimpin Sidang Kasasi Suket Gibran Waspada! November-Desember Jadi Puncak Musim Hujan di Sumbar

Life Style

Dulu Jadi Camilan Masa Kecil, Kapunduang Ternyata Punya Banyak Manfaat

Safira Ariel Putribadge-check

Dulu Jadi Camilan Masa Kecil, Kapunduang Ternyata Punya Banyak Manfaat Perbesar

Covesia.co.id – Bagi sebagian anak Minangkabau, Kapunduang bukan hanya sekadar buah.

Buah yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Menteng atau Kepundung ini pernah menjadi bagian dari cerita masa kecil anak-anak di Sumatera Barat.

Dahulu, Kapunduang cukup mudah ditemukan. Rasanya yang perpaduan asam dan manis membuat buah ini kerap disantap begitu saja sebagai camilan.

Sekilas, Kapunduang memang mirip dengan duku. Namun, buah dengan daging berwarna putih hingga kemerahan ini memiliki cita rasa khas yang membuat siapa pun yang pernah mencicipinya mudah bernostalgia.

Sayangnya, buah yang dulu begitu akrab dengan kehidupan masyarakat kini mulai sulit ditemukan.

Keberadaannya semakin jarang, membuat Kapunduang perlahan berubah dari camilan masa kecil menjadi buah yang dirindukan.

Di balik rasanya yang segar, Kapunduang ternyata juga memiliki sejumlah kandungan yang bermanfaat bagi tubuh.

Membantu melancarkan pencernaan

Kapunduang mengandung serat yang dibutuhkan tubuh untuk membantu menjaga sistem pencernaan tetap sehat.

Asupan serat yang cukup juga penting untuk mendukung fungsi pencernaan. Karena itu, Kapunduang dapat menjadi salah satu pilihan buah untuk menambah asupan serat dalam pola makan sehari-hari.

Mengandung antioksidan

Rasa asam-manis Kapunduang ternyata menyimpan sejumlah senyawa antioksidan, di antaranya flavonoid, fenol, dan terpenoid.

Antioksidan berperan membantu melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas.

Mengonsumsi buah-buahan yang mengandung antioksidan pun dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat dan seimbang.

Mengandung zat besi

Kapunduang juga mengandung zat besi, mineral yang dibutuhkan tubuh dalam proses pembentukan hemoglobin.

Hemoglobin merupakan bagian dari sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Meski begitu, kebutuhan zat besi tetap sebaiknya dipenuhi dari berbagai sumber makanan bergizi dan tidak hanya mengandalkan satu jenis buah.

Bisa jadi camilan saat menjaga pola makan

Bagi yang sedang menjaga pola makan, Kapunduang juga bisa menjadi alternatif camilan.

Kandungan air dan serat pada buah dapat membantu memberikan rasa kenyang. Buah juga umumnya menjadi pilihan camilan yang lebih baik dibandingkan makanan yang tinggi gula atau lemak, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Kini, ketika Kapunduang semakin jarang ditemui, menyantap buah ini bukan hanya soal menikmati rasa asam dan manisnya.

Buah yang dahulu tumbuh dan mudah ditemukan di sekitar kita itu perlahan menjadi bagian dari masa lalu.

Kapunduang pun mengingatkan bahwa banyak hal sederhana dari masa kecil yang ternyata begitu berharga setelah keberadaannya mulai langka. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Sala Lauak, Camilan Khas Minangkabau yang Gurih di Luar, Lembut di Dalam

30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Manfaat Aia Aka, Minuman Tradisional Minangkabau berkhasiat Redakan Panas Dalam

29 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Sleep Hygiene : Tips Memperbaiki Kualitas Tidur yang Aman

12 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Jejak Bukittinggi, Kota Perjuangan yang Menjaga Republik Tetap Berdiri Saat PDRI

6 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Mekarnya Bunga Putih Enceng Gondok, Pengundang Romansa Sore di Pasir Jambak

29 September 2026 - 17:33 WIB

Trending Topik Life Style