Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Ekonomi Sumbar Tumbuh 4,69 Persen, Angka Pengangguran Turun Petani Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit Pasaman Barat Sukses di Koto Lalang, Parkir Digital Antrean BBM Sasar SPBU Mata Air dan Pengambiran 9 Pedagang Korban Kebakaran Los Batiah Payakumbuh Dipastikan Kembali ke Lapak Semula Vasko Dorong Pengembangan Nagari Creative Hub, 13 Nagari Jadi Percontohan di Sumbar Diduga Jadi Mucikari Anak di Bawah Umur, Mahasiswa di Padang Ditangkap di Hotel

Lapsus

Penyiksa 2 WNI Korban TPPO di Myanmar Berasal Dari Sumatera Barat

Safira Ariel Putribadge-check

Penyiksa 2 WNI Korban TPPO di Myanmar Berasal Dari Sumatera Barat Perbesar

Covesia.co.id – Ayu Elsih (32), Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Di Myanmar asal Lubuk Basung, Kabupaten Agam memberikan pengakuan yang mengejutkan.

Selama di perusahaan Scam penipuan, dirinya disiksa oleh 3 orang WNI, yang dua diantaranya berasal dari Sumatera Barat.

“Selama saya dan Susi disana, kami terus disiksa sampai babak belur. Yang nyiksa kami ada 3 orang WNI. Dua orang Sumbar, satu orang Batam,” Kata Ayu kepada Covesia.co.id melalui seluler, Jumat (31/7/2026) malam.

Disampaikan Ayu, dua orang warga Sumbar tersebut berasal dari Pariaman dan Pasaman. Keduanya terlibat dalam sindikat TPPO di Sumatera Barat.

“Satu orang Pariaman, satu lagi Pasaman. Keduanya kaki tangan si bos,”kata Ayu lagi.

Kedua penyiksa asal Sumbar ini sudah membawa belasan teman dan kenalannya kedalam perusahaan scam penipuan di Myanmar.

Modusnya sama seperti yang dialami Ayu. Para korban ditawari pekerjaan diluar negeri, kemudian di interview layaknya perusahaan resmi, lalu disuguhi administrasi yang rapi. Sehingga para korban merasa yakin bisa bekerja di luar negeri seperti yang dijanjikan.

“Sudah belasan WNI yang ditipu sama dua penyiksa saya disana. Mereka tawari teman dan kenalan buat kerja di luar negri. Tau nya disuruh kerja di tempat Scam itu, ” kata Ayu.

Diterangkan Ayu, ada ratusan WNI yang bekerja di wilayah pusat scam penipuan. Mereka bekerja dibawah tekanan dan target.

“Kalau di pusat wilayah scam, ada ratusan orang WNI yang kerja disana. Tapi yang di perusahaan Scam saya, ada 45 orang WNI, ” Kata Ayu lagi.

Sebelumnya, Pertengahan Juli 2026 silam,  masyarakat Sumatera Barat dihebohkan dengan video viral 2 WNI yang minta tolong untuk dipulangkan ke Indonesia karena menjadi Korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Myanmar.

Salah satu dari 2 WNI tersebut adalah Ayu Elsih (32), warga Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Di dalam video terlihat tubuh Ayu penuh luka dan babak belur yang diduga mengalami penyiksaan.

Ayu dan temannya, Susi berhasil pulang ke Indonesia setelah mendarat di bandara Internasional Hang Nadim, Kota Batam pada Rabu (29/7/2026). Saat ini Ayu dan Susi berada dalam pengawasan BP3MI Tanjung Pinang dan Polda Kepri. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Terminal Anak Air Mulai Layani AKDP, Pemko Dingatkan Jangan Setengah-Setengah

4 November 2026 - 16:14 WIB

Menanti Janji di Tanah Bencana: Cerita Mereka yang Selamat dari Galodo Sumbar

22 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Pakar Wanti-wanti: Pemukiman Pasca-Gempa Padang Dalam Bahaya

13 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Lumpur, Kayu Raksasa, dan Kepanikan: Detik-Detik Tanggul Lumin Park Padang Jebol

11 Oktober 2026 - 18:03 WIB

PETI Kembali Telan Korban Jiwa, Pemprov Soroti Lambatnya Pembentukan Tim Terpadu di Daerah

11 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Trending Topik Lapsus