Menu

Mode Gelap
Penyiksa 2 WNI Korban TPPO di Myanmar Berasal Dari Sumatera Barat Cerita Ayu, Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar : 100 Persen Kami Dibebaskan Tentara Pemberontak Saat Akan Dibunuh  Curi Uang Rp15 Juta Milik Kakak Kandung, Pria di Padang Ditangkap Tim Klewang Jejak AKBP Faisol Amir: Dari Perburuan Pembunuh NKS Hingga Jagal Berantai Wanda Dua Pemuda di Kota Solok Jadi Korban Penikaman, Polisi Buru Tiga Pelaku Pilot Asal Malaysia Ditangkap Selundupkan 25 Kg Ekstasi, Terancam Hukuman Mati

Lapsus

Penyiksa 2 WNI Korban TPPO di Myanmar Berasal Dari Sumatera Barat

badge-check

Penyiksa 2 WNI Korban TPPO di Myanmar Berasal Dari Sumatera Barat Perbesar

Covesia.co.id – Ayu Elsih (32), Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Di Myanmar asal Lubuk Basung, Kabupaten Agam memberikan pengakuan yang mengejutkan.

Selama di perusahaan Scam penipuan, dirinya disiksa oleh 3 orang WNI, yang dua diantaranya berasal dari Sumatera Barat.

“Selama saya dan Susi disana, kami terus disiksa sampai babak belur. Yang nyiksa kami ada 3 orang WNI. Dua orang Sumbar, satu orang Batam,” Kata Ayu kepada Covesia.co.id melalui seluler, Jumat (31/7/2026) malam.

Disampaikan Ayu, dua orang warga Sumbar tersebut berasal dari Pariaman dan Pasaman. Keduanya terlibat dalam sindikat TPPO di Sumatera Barat.

“Satu orang Pariaman, satu lagi Pasaman. Keduanya kaki tangan si bos,”kata Ayu lagi.

Kedua penyiksa asal Sumbar ini sudah membawa belasan teman dan kenalannya kedalam perusahaan scam penipuan di Myanmar.

Modusnya sama seperti yang dialami Ayu. Para korban ditawari pekerjaan diluar negeri, kemudian di interview layaknya perusahaan resmi, lalu disuguhi administrasi yang rapi. Sehingga para korban merasa yakin bisa bekerja di luar negeri seperti yang dijanjikan.

“Sudah belasan WNI yang ditipu sama dua penyiksa saya disana. Mereka tawari teman dan kenalan buat kerja di luar negri. Tau nya disuruh kerja di tempat Scam itu, ” kata Ayu.

Diterangkan Ayu, ada ratusan WNI yang bekerja di wilayah pusat scam penipuan. Mereka bekerja dibawah tekanan dan target.

“Kalau di pusat wilayah scam, ada ratusan orang WNI yang kerja disana. Tapi yang di perusahaan Scam saya, ada 45 orang WNI, ” Kata Ayu lagi.

Sebelumnya, Pertengahan Juli 2026 silam,  masyarakat Sumatera Barat dihebohkan dengan video viral 2 WNI yang minta tolong untuk dipulangkan ke Indonesia karena menjadi Korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Myanmar.

Salah satu dari 2 WNI tersebut adalah Ayu Elsih (32), warga Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Di dalam video terlihat tubuh Ayu penuh luka dan babak belur yang diduga mengalami penyiksaan.

Ayu dan temannya, Susi berhasil pulang ke Indonesia setelah mendarat di bandara Internasional Hang Nadim, Kota Batam pada Rabu (29/7/2026). Saat ini Ayu dan Susi berada dalam pengawasan BP3MI Tanjung Pinang dan Polda Kepri. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Cerita Ayu, Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar : 100 Persen Kami Dibebaskan Tentara Pemberontak Saat Akan Dibunuh 

1 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Tokoh Agama Dorong Peran Keluarga dan Sekolah Bendung Isu LGBT

24 Juli 2026 - 16:37 WIB

Fenomena LGBT di Sumbar, PBHI Dorong Regulasi yang Tidak Mencederai Hak Individu

24 Juli 2026 - 10:33 WIB

Sosiolog UIN IB : Regulasi Baru Terkait Isu LGBT Harus Didahului Kajian Mendalam

22 Juli 2026 - 20:13 WIB

Mantan Anggota DPR RI ini Dorong Aturan Khusus Cegah LGBT di Sumbar

22 Juli 2026 - 19:46 WIB

Trending Topik Lapsus