Menu

Mode Gelap
Maulid Nabi di Lubuk Pandan: Di Balik Lamang dan Tabuik Ada Warisan Syekh Burhanuddin Polresta Padang Luncurkan Tim Patroli Perintis Presisi dan Samapta Kasus Yogi “Starlink” Sikakap, Bupati Mentawai : Dia Bantu Program Pemerintah Akibat Karhutla, Program MBG di Dharmasraya Terganggu di Tingkat TK dan PAUD Polres Dharmasraya Grebek 4 Pelaku Pesta Sabu, Salah Satunya Perempuan Lomba Mural Wisata di Padang Selatan, 18 Karya Masuk Final

Life Style

Kopi Pagi Tak Sekedar Teman Sarapan, Ini Manfaatnya Bagi Tubuh

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Kopi Pagi Tak Sekedar Teman Sarapan, Ini Manfaatnya Bagi Tubuh Perbesar

Covesia.co.id — Secangkir kopi pada pagi hari telah menjadi bagian dari rutinitas banyak orang.

Aroma khas dan rasa pahitnya kerap menjadi pembuka aktivitas sebelum menjalani berbagai aktivitas sepanjang hari.

Di balik kebiasaan tersebut, konsumsi kopi dalam jumlah wajar dapat dikaitkan dengan sejumlah manfaat bagi kesehatan.

Kandungan kafein pada kopi bisa membantu tubuh lebih siap menjalani aktivitas.

Kafein bekerja sebagai stimulan pada sistem saraf pusat. Karena itu, kopi kerap dikonsumsi ketika seseorang membutuhkan dorongan untuk mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan konsentrasi.

Namun, manfaat kopi tidak hanya dikaitkan dengan efek kafeinnya saja. Kopi mengandung berbagai senyawa bioaktif yang menjadi perhatian dalam penelitian mengenai kesehatan.

Sebuah tinjauan besar yang diterbitkan di The BMJ menemukan bahwa konsumsi kopi lebih sering berkaitan dengan manfaat dibandingkan dampak buruk pada berbagai hasil kesehatan.

Penelitian tersebut menemukan hubungan antara konsumsi kopi dan risiko yang lebih rendah terhadap sejumlah penyakit, termasuk beberapa penyakit hati, metabolik, neurologis, serta penyakit kardiovaskular.

Manfaat yang paling cepat dirasakan setelah minum kopi adalah meningkatnya rasa terjaga. Kafein dapat membantu seseorang melawan rasa kantuk sehingga lebih mudah berkonsentrasi ketika memulai aktivitas pada pagi hari.

Efek ini membuat kopi cukup populer di kalangan pekerja, pengemudi, mahasiswa maupun orang-orang yang membutuhkan tingkat konsentrasi tinggi pada pagi hari.

Meski demikian, respons setiap orang terhadap kafein berbeda. Sebagian orang dapat merasa lebih fokus setelah minum kopi, sementara yang lain justru mengalami jantung berdebar, gelisah atau sulit tidur jika mengonsumsinya terlalu banyak.

Dikaitkan dengan kesehatan jantung
Sejumlah penelitian juga menemukan hubungan antara konsumsi kopi dan kesehatan jantung.

Tinjauan terhadap berbagai meta-analisis dalam The BMJ menunjukkan bahwa konsumsi kopi berkaitan dengan risiko lebih rendah terhadap penyakit kardiovaskular dan kematian akibat penyakit kardiovaskular.

Namun, temuan tersebut terutama menunjukkan hubungan atau asosiasi, bukan berarti kopi secara langsung dapat mencegah penyakit jantung.

Pola makan, aktivitas fisik, kebiasaan merokok dan faktor kesehatan lainnya tetap berperan besar.

Menjaga Kesehatan Hati

Kopi juga mendapat perhatian dalam penelitian mengenai kesehatan hati. Dalam tinjauan yang sama, konsumsi kopi dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap sejumlah masalah hati, termasuk penyakit hati kronis, fibrosis, sirosis dan kanker hati.

Para peneliti menyebut adanya berbagai senyawa bioaktif dalam kopi yang secara biologis memungkinkan munculnya efek antioksidan, antiinflamasi dan efek lainnya.

Namun, penelitian lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan hubungan sebab-akibatnya.

Penelitian mengenai kopi juga menemukan hubungan dengan sejumlah kondisi metabolik dan neurologis.

Dalam tinjauan besar tersebut, konsumsi kopi dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap beberapa penyakit dan kondisi kesehatan. Artinya, kopi dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat.

Jangan berlebihan

Meski memiliki sejumlah potensi manfaat, konsumsi kopi tetap perlu dibatasi. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyebut asupan kafein hingga 400 miligram per hari bagi kebanyakan orang dewasa sehat umumnya tidak dikaitkan dengan efek negatif.

Jumlah kafein dalam secangkir kopi dapat berbeda-beda tergantung jenis kopi, ukuran sajian dan cara pembuatannya.

Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan jantung berdebar, rasa gelisah, sakit kepala, gangguan pencernaan hingga gangguan tidur.

Orang yang sensitif terhadap kafein dapat mengalami efek tersebut meski mengonsumsi dalam jumlah yang lebih sedikit.

Karena itu, kopi pagi sebaiknya dikonsumsi secara bijak. Pilihan kopi dengan sedikit gula juga dapat menjadi pertimbangan, terutama bagi mereka yang ingin menjaga asupan gula harian.

Pada akhirnya, secangkir kopi di pagi hari bukan sekadar minuman untuk mengusir kantuk.

Dalam jumlah yang sesuai, kopi dapat menjadi bagian dari pola konsumsi yang relatif aman dan dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Cek Disini Bagi Yang Minat Daftar Sekolah Kedinasan, Pendaftaran Hingga 30 Agustus 2026

20 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Kaki Bengkak Bisa Jadi Tanda Masalah Ginjal, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

19 Agustus 2026 - 11:13 WIB

Cara Alami Mengusir Tikus dari Rumah, Bisa Dicoba Tanpa Racun

18 Agustus 2026 - 11:18 WIB

AI Mulai Gerus Pekerjaan Entry-Level, Anak Muda Dunia Makin Rentan Menganggur

16 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Game dan Judol Bikin Remaja Rentan Stress

13 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Trending Topik Life Style