Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Senyap Polda Sumbar di Pasaman, Alat Berat dan Operator Berhasil Diamankan Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Solok, Ratusan Botol Miras Disita Hujan Intensitas Sedang Hingga Lebat Diprakirakan Guyur Sejumlah Wilayah Sumbar  Sumbar Diprediksi Diguyur Hujan Berintensitas Sedang- Lebat Hari Ini Mengenal Yulius, Hakim Agung Kelahiran Bukittinggi yang Pimpin Sidang Kasasi Suket Gibran Waspada! November-Desember Jadi Puncak Musim Hujan di Sumbar

Daerah

Urai Macet Horor di Sumbar, Pemerintah Resmi Berlakukan Sistem Satu Arah Padang-Padang Panjang

Redaksi Covesiabadge-check

Urai Macet Horor di Sumbar, Pemerintah Resmi Berlakukan Sistem Satu Arah Padang-Padang Panjang Perbesar

Covesia.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way system) pada ruas utama Padang menuju Padang Panjang. Kebijakan strategis ini diambil guna mengantisipasi “kemacetan horor” yang kerap melumpuhkan urat nadi transportasi di Sumatera Barat saat mudik Lebaran 2026.

Peluncuran kebijakan ini dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di kawasan exit Tol Padang–Sicincin, Tarok City, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (19/3/2026).

Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa sistem satu arah ini merupakan respon pemerintah terhadap evaluasi tahun-tahun sebelumnya, di mana jarak tempuh Padang–Bukittinggi yang normalnya 2-3 jam bisa membengkak hingga 10 jam saat puncak arus mudik.

“Penerapan sistem ini adalah bagian dari upaya kami memberikan pelayanan terbaik. Kami ingin memastikan masyarakat yang pulang kampung maupun wisatawan dapat menikmati perjalanan dengan lebih lancar dan aman,” ujar Mahyeldi.

Skema Pengaturan Waktu
Untuk menjamin efektivitas di lapangan, Dinas Perhubungan bersama Kepolisian telah menetapkan pembagian waktu operasional sebagai berikut:

Arah Padang menuju Padang Panjang: Beroperasi pukul 10.00 – 14.00 WIB.

Arah Padang Panjang menuju Padang: Beroperasi pukul 14.00 – 18.00 WIB.

Penyekatan kendaraan akan difokuskan pada dua titik utama, yakni Simpang Exit Tol Tarok City untuk arus dari Padang, dan Simpang Padang untuk arus dari arah Padang Panjang.

Evaluasi Sejak 2022
Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Dedy Diantolani, menjelaskan bahwa skema tahun 2026 ini merupakan hasil penyempurnaan evaluasi berkelanjutan sejak tahun 2022. Tahun ini, fokus diarahkan pada optimalisasi satu jalur utama agar pengendalian arus lebih terukur.

Senada dengan hal tersebut, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menyatakan bahwa penerapan di lapangan akan bersifat dinamis.
“Personel sudah disiagakan di pos pengamanan dan pelayanan strategis. Jika terjadi lonjakan yang tidak terduga, petugas akan melakukan penyesuaian diskresi di lapangan,” tegas Kapolda.

Hadir dalam peluncuran tersebut Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dan Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis. Pemerintah mengimbau para pemudik untuk merencanakan waktu keberangkatan sesuai jadwal one way guna menghindari penumpukan di titik penyekatan. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Tak Menyerah Ikut Seleksi, Arifin Ilham Akhirnya Lolos TNI AD

28 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Indeks Udara Padang Tembus Kategori Tidak Sehat, BMKG Ungkap Asal Kabut Asapnya

18 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Spesialis Pencuri Fasilitas Sekolah di Padang Pariaman  Ditangkap Polisi

17 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Satpol PP Kembali Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, 5 Wanita Diamankan

17 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Ini Daerah di Sumbar yang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

23 September 2026 - 09:33 WIB

Trending Topik Daerah