Menu ✖

Mode Gelap
Petani Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit Pasaman Barat Sukses di Koto Lalang, Parkir Digital Antrean BBM Sasar SPBU Mata Air dan Pengambiran 9 Pedagang Korban Kebakaran Los Batiah Payakumbuh Dipastikan Kembali ke Lapak Semula Vasko Dorong Pengembangan Nagari Creative Hub, 13 Nagari Jadi Percontohan di Sumbar Diduga Jadi Mucikari Anak di Bawah Umur, Mahasiswa di Padang Ditangkap di Hotel Terancam Digusur, Ahli Waris Veteran Laporkan Kodam XX/IB ke Komnas HAM

News

Dugaan Keracunan MBG di MTsN 1 Pauh Pariaman, Korban bertambah Jadi 123 Siswa dan 5 Masih Dirawat 

Fitratul Husnabadge-check

Dugaan Keracunan MBG di MTsN 1 Pauh Pariaman, Korban bertambah Jadi 123 Siswa dan 5 Masih Dirawat  Perbesar

Covesia.co.id – Jumlah korban Dugaan Keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di MTsN 1 Pauh Pariaman bertambah menjadi 123 siswa.

Angka ini disesuaikan setelah Dinas Kesehatan Kota Pariaman selesai melakukan pendataan jumlah korban pada Selasa (15/9/2026) pagi.

Sebagian besar siswa sudah diperbolehkan pulang dan rawat jalan oleh pihak Rumah Sakit. Tersisa 5 siswa yang masih dirawat di Rumah Sakit.

Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Rudi Repenaldi kepada Covesia.co.id Selasa Pagi.

“Jumlah keseluruhan siswa yang mengalami keracunan yang diduga setelah menyantap MBG kemarin sebanyak 123 siswa. Namun masih ada 5 siswa yang masih dirawat di Rumah Sakit, ” kata Rudi.

Data Dinas Kesehatan, akibat peristiwa dugaan keracunan MBG pada Senin (14/9/2026), sebanyak 58 siswa ditangani tim medis di RS Sadikin dan 65 siswa di RS M. Yamin.

“Jadi 5 siswa yang masih dirawat, sebanyak 4 siswa itu masih dirawat di RS Sadikin dan 1 siswa di RS M. Yamin, ” kata Rudi lagi.

Akibat peristiwa ini, Pemko Pariaman langsung menghentikan sementara dapur SPPG Pauh yang menyediakan MBG untuk MTsN 1 Pauh Pariaman.

Sedangkan sampel muntahan siswa dan makanan yang dikonsumsi tengah diperiksa BPOM Padang. Namun Rudi belum bisa memastikan kapan hasil sampel keluar.

“Sampel muntah dan makanan sedang dicek di laboratorium. Tapi kapan hasilnya keluar belum bisa dipastikan,” jelasnya.

Sebelumnya, dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MTsN 1 Pauh Pariaman membuat heboh masyarakat Sumatera Barat pada Senin (15/9/2026).

Para siswa mengalami pusing, muntah gatal-gatal, sakit perut hingga sesak nafas setelah 5 menit menyantap menu MBG.

Pihak sekolah pun langsung mengambil inisiatif untuk mengamankan menu makanan yang belum dibagikan kepada para siswa. Kemudian membawa siswa yang mengalami keracunan ke rumah sakit.

Dari data awal pada Senin siang, Dinas Kesehatan mencatat ada 86 siswa dan 1 guru yang dirujuk ke rumah sakit. Namun angka ini bertamah menjadi 123 orang setelah pendataan selesai dilakukan. (*)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Petani Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit Pasaman Barat

5 November 2026 - 14:12 WIB

Sukses di Koto Lalang, Parkir Digital Antrean BBM Sasar SPBU Mata Air dan Pengambiran

5 November 2026 - 12:14 WIB

9 Pedagang Korban Kebakaran Los Batiah Payakumbuh Dipastikan Kembali ke Lapak Semula

5 November 2026 - 10:00 WIB

Vasko Dorong Pengembangan Nagari Creative Hub, 13 Nagari Jadi Percontohan di Sumbar

5 November 2026 - 09:52 WIB

Diduga Jadi Mucikari Anak di Bawah Umur, Mahasiswa di Padang Ditangkap di Hotel

5 November 2026 - 08:34 WIB

Trending Topik News