Menu

Mode Gelap
LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan Di Tengah Curah Hujan Tinggi, Ada 8 Titik Api Muncul di Sumbar Hari Ini PN Pekanbaru Bacakan Vonis Gubernur Riau Nonaktif

Daerah

Sumbar Menjadi Daerah Pengahsil Timbulan Sampah Terbanyak ke-4 di Pulau Sumatera

badge-check

Ilustrasi Foto Sampah Perbesar

Ilustrasi Foto Sampah

Covesia.co.id – Sumatera Barat tercatat menjadi daerah nomor empat penghasil sampah terbanyak di Pulau Sumatera. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2024, Sumbar tercatat menghasuilkan timbulan sampah sebanyak 802.504 ton pertahun.

Dari data tersebut, angka timbulan sampah di Sumbar melampaui Provinsi Riau yang setiap tahunnya menghasilkan timbulan sampah sebanyak 753.772 ton, Sumsel 614.159 per tahun, Jambi 182.172 per tahun, Bangka Belitung 158.602 per tahun, Kepri 157.339 per tahun, dan Bengkulu sebanyak 146.296 ton per tahun.

Bila berkaca secara keseluruhan dari 10 Provinsi yang ada di Pulau Sumatera, timbulan sampah di Sumbar kalah jumlah dibanding, Sumatera Utara yang menjadi daerah dengan angka tertinggi sebanyak 1.218.385 ton per tahun, Provinsi Lampung 1.005.889 ton per tahun, dan Provinsi Aceh sebanyak 931.689 ton per tahun.

Meski demikian, jumlah timbulan sampah di Sumbar mengalami penurunan jika dibanding pada tahun tahun sebelumnya, yakni sebanyak 934.638 ton (2023), dan 987.214 ton (2022).

Sampah sudah menjadi sebuah permasalahan serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) disebutkan bahwa pada tahun 2024, Indonesia menghasilkan estimasi timbulan sampah sekitar 33,79 juta ton, dengan sumber terbesar dari rumah tangga (50,8%) dan pasar (16,67%). Komposisi jenis sampah terbanyak adalah sisa makanan (39,36%) dan plastik (19,64%).

Dari data tersebut dapat diartikan bahwa produksi sampah harian di Indonesia mencapai angka sekitar 93.861 ton per hari. Dari total tersebut sampah plastik berjumlah 15,017 ton perharinya.

Bilamana tidak disikapi secara serius maka akan sangat berdampak terhadap kerusakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Padang Timur Optimistis Hadapi Lomba Desawisma, Kubu Marapalam Jadi Andalan

26 Juli 2026 - 14:04 WIB

Tolak PETI, Ratusan Warga Gunung Malintang Sweeping Lokasi Tambang

26 Juli 2026 - 12:08 WIB

Terpilih Secara Aklamasi, Mulyadi Kembali Nahkodai DPD Partai Demokrat Sumbar

26 Juli 2026 - 09:48 WIB

Padang Bidik Status Kota Gastronomi UNESCO, Finalisasi Dossier Selesai Digelar

23 Juli 2026 - 15:13 WIB

Sengketa Lahan Pemko Bukittinggi dan Universitas Fort De Kock Berujung Ricuh, Kampus Lapor Dugaan Penganiayaan

22 Juli 2026 - 19:37 WIB

Trending Topik Daerah