Covesia.co.id – Pernahkah kamu merasa lelah tanpa tahu penyebabnya?
Tren ini mungkin cocok untuk kamu.
Digital detox weekend merupakan tren yang mulai dilakukan sebagian orang untuk mengambil jeda dari penggunaan perangkat digital. Kegiatan ini dilakukan dengan sengaja mengurangi atau menghentikan penggunaan ponsel, komputer, dan media sosial selama akhir pekan.
Munculnya tren ini berawal dari kebiasaan anak muda yang merasa lelah karena terus-menerus menggunakan gawai. Ketika pikiran lelah, berbagai hal dapat memenuhi kepala. Tidak jarang, kondisi tersebut membuat seseorang mengalami overthinking.
Sebagian orang berpendapat bahwa digital detox berarti menjauhi teknologi sepenuhnya. Namun, anggapan tersebut kurang tepat.
Kegiatan ini bertujuan mengatur kembali hubungan seseorang dengan perangkat digital agar lebih sehat dan terkontrol.
Melakukan digital detox memiliki sejumlah manfaat, di antaranya:
Mengurangi stres
Saat sejenak tidak menggunakan gawai, pikiran dapat menjadi lebih tenang karena tidak terus-menerus menerima berita, pesan, atau notifikasi yang berpotensi memicu pikiran negatif.
Tidur lebih berkualitas
Cahaya dari layar perangkat digital dapat mengganggu waktu tidur. Karena itu, banyak anjuran untuk mengurangi penggunaan gawai satu atau dua jam sebelum tidur.
Ketika digital detox dilakukan, seseorang memiliki kesempatan untuk beristirahat dari paparan layar sebelum tidur sehingga suasana menjadi lebih tenang.
Kembali ke dunia nyata
Touch some grass. Istilah tersebut populer di media sosial sebagai ajakan untuk sejenak meninggalkan dunia digital dan kembali menikmati aktivitas di dunia nyata.
Ketika tidak menggunakan gawai untuk sementara waktu, banyak aktivitas yang dapat dilakukan. Bahkan, seseorang dapat kembali menyadari berbagai hal di sekitarnya yang sebelumnya kurang diperhatikan karena terlalu fokus pada perangkat digital.
Waktu berkualitas bersama keluarga atau teman secara langsung juga dapat terasa lebih bermakna.
Sebagian ahli kesehatan mental melihat pengaturan penggunaan perangkat digital sebagai salah satu cara untuk membangun kebiasaan yang lebih sehat di era digital. Dengan memberikan jarak antara diri sendiri dan dunia digital, seseorang dapat memiliki kesempatan untuk mengevaluasi kebiasaan penggunaan gawainya.
Sebelum melakukan digital detox, sebaiknya beri tahu keluarga atau teman terdekat bahwa kamu sedang mengurangi penggunaan gawai dan mungkin tidak dapat segera dihubungi. Hal tersebut penting agar tidak menimbulkan kekhawatiran.
Digital Detox Weekend bukan sekadar tren sesaat, tetapi dapat menjadi salah satu bentuk self-care di tengah kehidupan yang semakin lekat dengan teknologi.
Dengan mengambil jeda sejenak dari layar, kita tidak hanya memberikan waktu bagi mata untuk beristirahat, tetapi juga memberi ruang bagi pikiran untuk kembali tenang.
Dunia akan tetap berjalan meski kita mengambil jeda sejenak untuk menikmati hidup yang sesungguhnya.











