Menu

Mode Gelap
Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara Ditebus Rp 100 Juta, Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dievakuasi Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan Di Tengah Curah Hujan Tinggi, Ada 8 Titik Api Muncul di Sumbar Hari Ini PN Pekanbaru Bacakan Vonis Gubernur Riau Nonaktif Pemko Padang Matangkan Persiapan Menuju Kota Gastronomi Dunia

Life Style

Mencegah Bunuh Diri Dengan Membangun Lingkungan yang Peka

badge-check

Mencegah Bunuh Diri Dengan Membangun Lingkungan yang Peka Perbesar

Covesia.co.id – Fenomena bunuh diri kembali dihadapi Indonesia, meningkatnya kasus bunuh diri sebagian besar berawal dari masalah kesehatan mental yang tidak ditangani dengan tepat. Kasus bunuh diri menunjukkan jika tekanan hidup dan stress emosional yang overload dapat menjadi hal berbahaya yang mampu mengancam nyawa.

Bunuh diri yang dianggap jalan cepat untuk bisa melarikan diri dari permasalahan hidup ini mirip dengan penyakit menular dapat terjadi dimana saja, kapan saja, dan tidak memandang usia. Berbagai macam alasan akan ditemui terkait penyebab bunuh diri dilakukan dari ekonomi, perpisahan, perasaan malu yang tidak mampu ditahan lagi.

Dinukil Covesia dari Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier Universitas Negeri Medan pada Jumat (10/7) Individu yang tidak memiliki masalah sepanjang hidunya adalah hal yang mustahil, setiap individu pasti memiliki masalah. Cara menyelesaikan masalah pun sangat beragam karena disanalah letak keunikan manusia, cara berpikir akan menggiring manusia menuju keputusan seperti apa yang akan dia ambil dan hal ini biasanya dipengaruhi oleh lingkungan dan komunikasi yang individu konsumsi.

Tidak dapat dipungkiri bunuh diri bukanlah fenomena sederhana hal ini berakar kuat dengan tekanan psikologis yang menumpuk. Seperti kasus yang baru-baru ini terjadi di Korong Duku, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman, Rabu (8/7/2026) sore hari. Di bawah jembatan rel kereta api By Pass ditemukan sesosok mayat laki-laki, setelah evakuasi dilakukan RS Bhayangkara Padang penyebab kematian diduga karena gantung diri menambah catatan panjang penyebab kematian akibat bunuh diri.

Tidak kuat menahan segala tekanan dan merasa keberadaannya tidak lagi berharga, mereka sudah tidak lagi punya kontrol akan diri sendiri maka peran lingkungan sangatlah krusial disini perlu kepekaan untuk mengenali gejala orang ingin melakukan bunuh diri, diantaranya:

Topik Pembicaraan Seputar “Kematian”: Orang tersebut akan selalu membicarakan perihal kematian dan bunuh diri sebagai cara yang akan menyelamatkannya, sebagai orang yang berada di lingkungan yang sama dengan individu yang kemungkinan disadari sudah beberapa kali membicarakan hal-hal tersebut perlu mencari tahu dan memilih tindakan yang tepat jika memang terindikasi.

Menarik Diri dari Lingkungan: Perubahaan yang sangat jelas jika seseorang ingin bunuh diri, ia akan menghindari teman-temannya dan keluarga, ia juga akan mulai kehilangan minat dengan hal-hal yang sebelumnya sangat disenangi.
Keputusasaan: Lebih lanjut orang tersebut akan menunjukkan keputusasaan berat, dirinya tidak lagi berharga dan berguna.

Rencana Tidak Terduga: Individu yang ingin bunuh diri biasanya cenderung melakukan hal-hal yang tidak biasa seperti membagikan barang berharga, meninggalkan pesan dengan isi seputar berpamitan dengan kerabat.

Lebih lanjut selain mengenali ciri-ciri di atas, jika orang disekitar terlihat mengalami masalah pelik jangan diabaikan. Manusia adalah makhluk sosial yang saling terhubung satu sama lain, bantuan dan bentuk kepedulian tidaklah selalu dinilai dengan materi banyak cara untuk membantu sesama.

Kehidupan adalah hal yang berharga, meski banyak masalah jangan pernah sedikitpun berpikir jika bunuh diri adalah jalan keluar. Tanamkan kepada diri untuk jangan kehilangan pemahaman akan esensi dan eksistensi diri sendiri. Stop Suicide!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Kebiasaan Minum Teh di Pagi Hari Ternyata Miliki Banyak Manfaat

29 Juli 2026 - 09:31 WIB

MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan Layanan

25 Juli 2026 - 12:14 WIB

Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Segera Dibuka, Ini Tahapan Seleksinya

20 Juli 2026 - 18:03 WIB

Kala Jamu Mulai Jadi Gaya Hidup Sehat Anak Muda

20 Juli 2026 - 17:54 WIB

Makin Dewasa Makin Susah Fokus, Kenali Tanda ADHD Ini

20 Juli 2026 - 13:03 WIB

Trending Topik Life Style