Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Senyap Polda Sumbar di Pasaman, Alat Berat dan Operator Berhasil Diamankan Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Solok, Ratusan Botol Miras Disita Hujan Intensitas Sedang Hingga Lebat Diprakirakan Guyur Sejumlah Wilayah Sumbar  Sumbar Diprediksi Diguyur Hujan Berintensitas Sedang- Lebat Hari Ini Mengenal Yulius, Hakim Agung Kelahiran Bukittinggi yang Pimpin Sidang Kasasi Suket Gibran Waspada! November-Desember Jadi Puncak Musim Hujan di Sumbar

Lingkungan

WNA Malaysia Ikut Hilang Ditelan Banjir Bandang Padang Panjang, Keluarga Mulai Hubungi Pemerintah

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

WNA Malaysia Ikut Hilang Ditelan Banjir Bandang Padang Panjang, Keluarga Mulai Hubungi Pemerintah Perbesar

Covesia.co.id — Tragedi banjir bandang yang menerjang jembatan kembar Silaing Bawah, Kota Padang Panjang pada Kamis (27/11), ternyata menyeret korban dari mancanegara. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia dilaporkan ikut hilang dan hingga kini belum ditemukan.

Walikota Padang Panjang, Hendri Arnis, membenarkan informasi mengejutkan tersebut pada Senin (1/12). WNA tersebut diketahui berada di lokasi kejadian saat bencana melanda, menumpang sebuah mobil travel yang berangkat dari Dumai, Provinsi Riau.

“Iya benar, berdasarkan informasi dari supir travel yang selamat, salah satu penumpangnya merupakan warga negara Malaysia yang berangkat dari Dumai,” ujar Hendri Arnis.

Hingga saat ini, nasib WNA tersebut masih menjadi misteri. Tim gabungan terus melakukan pencarian intensif terhadap semua korban yang hilang di sepanjang aliran Sungai Batang Anai.

Meski belum ada kepastian apakah WNA tersebut selamat atau menjadi korban dalam tragedi nahas itu, Walikota Hendri Arnis telah memerintahkan jajarannya untuk mengecek keberadaan WNA tersebut.

“Saya sudah memerintahkan Kesbangpol untuk mengecek kembali apakah WNA tersebut masih berada di Indonesia atau sudah keluar melalui pengecekan domuken di imigrasi. Informasi hari ini, WNA tersebut masih tercatat sebagai salah satu korban yang hilang,” terang Walikota.

Walikota menyampaikan bahwa keluarga korban di Malaysia telah berkomunikasi langsung dengan pihak Pemerintah Kota Padang Panjang untuk mencari informasi terbaru mengenai kondisi WNA tersebut. Namun, pencarian sejauh ini belum membuahkan hasil.

“Pihak keluarga juga sudah berkomunikasi. Stausnya saat ini masih dinyatakan hilang,” jelsanya.

Hingga hari ke-4 pencarian, Senin (1/12) kemarin korban banjir bandang jembatan kembar telah teridentifikasi sebanyak 32 orang. 16 orang merupakan warga Padang Panjang, sementara 16 orang lainnya merupakan warga luar Padang Panjang yang bberasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Jaringan Penadah Motor Lintas Provinsi

31 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Antisipasi Bencana, IJTI Sumbar Soroti Efektivitas CSR dan Pemulihan Pasca-Bencana

22 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Kualitas Udara di Sumbar Belum Menunjukkan Tanda Membaik

20 Oktober 2026 - 09:18 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem untuk Sejumlah Wilayah Sumbar

19 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Ini Tanggapan Dishut Sumbar Soal Tumpang Tindih Tanah Milik Fauzi Bahar

17 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Trending Topik Lingkungan