Menu ✖

Mode Gelap
Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik SMKN 1 Sasak Direlokasi, Rp3 Miliar Digelontorkan untuk Atasi Ancaman Banjir

News

Venezuela Dilanda Gempa Besar Secara Beruntun, Status Darurat Diberlakukan Secara Nasional

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Venezuela Dilanda Gempa Besar Secara Beruntun, Status Darurat Diberlakukan Secara Nasional Perbesar

Covesia.com – Dua gempa besar yang terjadi secara beruntun mengguncang Negara Venezuela pada Rabu (24/6/2026) malam waktu setempat, atau Kamis (25/6/2026) waktu Indonesia. Gempa pertama berkekuatan 7,2 SR dan disusul 39 detik kemudian dengan gempa berkekuatan 7,5 SR. Sejumlah wilayah di Venezuela mengalami kerusakan yang luas, termasuk ibukota Caracas.

Berdasarkan data lembaga geologi Amerika Serikat (USGS), Episentrum gempa berada 160 kilometer di sebelah barat sekitar Caracas, dekat wilayah pesisir Moron, dengan kedalaman dangkal yang menyebabkan guncangan terasa sangat kuat.

Sejumlah bangunan dilaporkan runtuh akibat guncangan tersebut. Infrastruktur penting seperti bandara internasional Maiquetía, layanan metro Caracas, dan jaringan kereta api mengalami gangguan hingga terpaksa dihentikan sementara.

Pemerintah Venezuela langsung menetapkan status darurat menyusul besarnya dampak yang ditimbulkan gempa. Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan karena potensi gempa susulan masih tinggi.

Tim penyelamat dan petugas tanggap darurat hingga kini masih melakukan pencarian terhadap warga yang diduga terjebak di bawah pemeliharaan bangunan. Sejumlah korban luka telah dievakuasi ke rumah sakit, sementara laporan mengenai korban jiwa masih terus diperbarui oleh otoritas setempat.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) bahkan mengeluarkan peringatan bahwa gempa tersebut berpotensi menimbulkan korban dalam jumlah besar mengingat kekuatan yang sangat tinggi dan dampaknya terhadap kawasan padat penduduk.

Selain kerusakan bangunan, gempa juga sempat memicu peringatan tsunami di beberapa wilayah pesisir Venezuela dan kawasan Karibia di sekitarnya. Namun, otoritas terkait kemudian terus menjaga perkembangan situasi untuk tingkat ancaman yang ada.

Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan kepanikan warga saat guncangan terjadi. Ribuan orang berhamburan keluar dari gedung, pusat dunia maya, hingga terminal bandara untuk menyelamatkan diri. Di beberapa lokasi terlihat puing-puing bangunan berserakan di jalanan dan debu tebal membumbung dari bangunan yang ambruk.

Hingga Kamis pagi waktu Indonesia, operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung. Pemerintah Venezuela juga mulai berkoordinasi dengan sejumlah negara dan lembaga internasional untuk mempercepat penanganan dampak bencana tersebut. (*)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional

6 November 2026 - 16:45 WIB

Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

6 November 2026 - 15:43 WIB

Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang

6 November 2026 - 15:06 WIB

Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang

6 November 2026 - 11:33 WIB

Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik

6 November 2026 - 11:26 WIB

Trending Topik Ekonomi dan Bisnis