Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Senyap Polda Sumbar di Pasaman, Alat Berat dan Operator Berhasil Diamankan Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Solok, Ratusan Botol Miras Disita Hujan Intensitas Sedang Hingga Lebat Diprakirakan Guyur Sejumlah Wilayah Sumbar  Sumbar Diprediksi Diguyur Hujan Berintensitas Sedang- Lebat Hari Ini Mengenal Yulius, Hakim Agung Kelahiran Bukittinggi yang Pimpin Sidang Kasasi Suket Gibran Waspada! November-Desember Jadi Puncak Musim Hujan di Sumbar

Lingkungan

Pesawat AS Tembaki Kapal Tanker yang Coba Terobos Blokade

Redaksi Covesiabadge-check

Pesawat AS Tembaki Kapal Tanker yang Coba Terobos Blokade Perbesar

Covesia.co.id – Sebuah pesawat militer Amerika Serikat menembaki dan melumpuhkan sebuah kapal tanker minyak ketika kapal tersebut mencoba menerobos blokade angkatan laut AS di pelabuhan Iran. Dalam insiden yang terjadi pada hari Rabu (15/7) waktu setempat itu, kapal tersebut tidak membawa muatan, kata militer AS.

“Pesawat tersebut melumpuhkan kapal setelah menembakkan rudal Hellfire ke cerobong asap kapal. Kapal tersebut tidak lagi transit ke Iran,” kata Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam sebuah unggahan di media sosial X, dilansir kantor berita AFP, Kamis (16/7/2026). Militer AS mengidentifikasi kapal tanker tersebut sebagai M/T Belma yang berbendera Curaçao.

Ini adalah pertama kalinya Amerika Serikat secara paksa menghentikan sebuah kapal sejak memberlakukan kembali blokade pelabuhan pada pukul 20.00 GMT pada hari Selasa lalu.

CENTCOM juga mengatakan telah mengalihkan dua kapal komersial dalam 24 jam pertama pemberlakuan blokade pelabuhan Iran.

Pasukan AS sebelumnya juga telah memblokade pelabuhan Iran dari 13 April hingga 18 Juni, di mana mereka melumpuhkan sembilan kapal dan mengalihkan lebih dari 140 kapal, menurut CENTCOM.

Blokade tersebut melarang kapal-kapal melakukan pelayaran menuju atau dari pelabuhan dan wilayah pesisir Iran.

Blokade itu sebelumnya dicabut sebagai bagian dari kesepakatan yang dicapai AS dan Iran bulan lalu, yang dikenal sebagai memorandum of understanding (nota kesepahaman), dan bertujuan mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Namun, perselisihan terkait Selat Hormuz kini menjadi salah satu titik utama pertentangan antara kedua pihak.

Menanggapi diberlakukannya kembali blokade oleh AS, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan Washington agar “bersiap menghadapi penutupan jalur-jalur ekspor minyak dan gas lainnya yang melayani kepentingan AS dan sekutu-sekutunya”.

IRGC tidak menjelaskan lebih lanjut jalur mana yang berpotensi terdampak.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Jaringan Penadah Motor Lintas Provinsi

31 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Antisipasi Bencana, IJTI Sumbar Soroti Efektivitas CSR dan Pemulihan Pasca-Bencana

22 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Kualitas Udara di Sumbar Belum Menunjukkan Tanda Membaik

20 Oktober 2026 - 09:18 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem untuk Sejumlah Wilayah Sumbar

19 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Ini Tanggapan Dishut Sumbar Soal Tumpang Tindih Tanah Milik Fauzi Bahar

17 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Trending Topik Lingkungan