Covesia.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau mengingatkan masyarakat Sumatera Barat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang diperkirakan terjadi di sejumlah daerah pada Jumat (26/6/2026).
Meski pada pagi hari sebagian besar wilayah diprediksi cerah dan mendukung aktivitas masyarakat, kondisi cuaca diperkirakan mulai berubah memasuki siang hingga sore. Sejumlah kabupaten dan kota berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Kepulauan Mentawai, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, Kota Solok, Sijunjung, dan Dharmasraya.
Sementara itu, wilayah Kabupaten Solok dan Solok Selatan diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Memasuki malam hari, cuaca diprediksi cerah berawan hingga berawan. Namun hujan ringan hingga sedang masih berpotensi turun di Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya.
Sedangkan pada dini hari, kondisi cuaca didominasi berawan dengan peluang hujan ringan hingga sedang di wilayah Pasaman Barat dan Kabupaten Agam.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan wilayah sekitarnya.
Selain potensi hujan, suhu udara di Sumatera Barat diperkirakan berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 65 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara menuju barat laut dengan kecepatan antara 4 hingga 24 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di kawasan perbukitan, lereng, maupun daerah aliran sungai, agar tetap waspada terhadap kemungkinan dampak cuaca ekstrem seperti genangan air, pohon tumbang, longsor, hingga berkurangnya jarak pandang saat berkendara.
Masyarakat juga disarankan untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG sebagai langkah antisipasi apabila terjadi perubahan kondisi cuaca secara cepat. (*)











