Menu

Mode Gelap
KONI Payakumbuh Minta Penyesuaian Jadwal Porprov, Anggaran Jadi Kendala Didatangi BGN, Bupati Padang Pariaman Soroti Standar Keamanan Pangan MBG  Cuaca Sumbar Hari Ini, Hujan hingga Petir Berpotensi di Seluruh Daerah Wamen P2MI Lepas 40 Pekerja Asal Sumbar ke Malaysia, Jadi Angkatan Perdana Program SMK Go Global Weekend Tanpa Mall, Anak Muda Mulai Cari Pengalaman di Negeri Sendiri KONI 50 Kota Nyatakan Siap Sukseskan Porprov XVI Sumbar 2026 Sesuai Jadwal Awal

News

Apakah Trump Masuk List Target Pembunuhan Iran?

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Apakah Trump Masuk List Target Pembunuhan Iran? Perbesar

Covesia.co.id – Informasi mengenai Presiden AS, Donald Trump masuk ke daftar target pembunuhan Iran mulai berhembus. Apalagi dalam laporan Wall Street Journal, Gedung Putih merujuk pada komentar Trump baru-baru ini tentang keinginan Iran untuk membunuhnya.

“Mereka ingin menyingkirkan pemimpin AS—saya,” kata Trump kepada wartawan pada Rabu (8/7/2026).

“Saya ada di daftar apa pun. Saya melihat pagi ini bahwa saya ada di setiap daftar mereka. Dan sejauh ini, saya kira saya agak beruntung, tetapi mungkin itu tidak akan bertahan lama. Mereka adalah orang-orang jahat dan sakit jiwa. Dan kita harus membasmi kanker itu. Kanker itu. Anda tahu apa yang harus dilakukan? Anda harus membasmi kanker sejak dini. Dan itulah yang saya rasakan.” ucap Trump lagi.

Kemudian, Trump mengatakan bahwa ia baru-baru ini mengetahui adanya daftar baru yang menempatkannya sebagai target pembunuhan utama Iran. Tidak jelas darimana Trump mendapatkan informasi tersebut.

Memang dalam sepekan terakhir, warga Iran menyerukan kematian Trump selama prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas di awal perang.

Namun informasi yang beredar, Trump mendapatkan informasi ini dari Inteligent Israel. Dikutip dari CNN,  ada dua sumber yang mengetahui hal ini.

Salah satu sumber mengatakan peringatan itu masuk dalam minggu ini. Sumber lain mengatakan AS telah menerima serangkaian informasi intelijen secara terus-menerus dalam beberapa minggu terakhir tentang kemungkinan rencana pembunuhan Trump. Namun, peringatan Israel ini masih tergolong baru dan tidak merinci secara spesifik.

Bahkan beberapa pejabat AS menilai laporan Israel hanya sebagai bahan untuk mempengaruhi Trump. Validasi dan keabsahan informasi ini belum bisa dikonfirmasi kebenarannya. Bahkan Inteligent AS belum memeriksa atau melacak informasi dari Israel ini.

Laporan Israel ini sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk mempengaruhi pengambilan keputusan Trump tentang Iran.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu beberapa waktu lalu telah menyuarakan keraguan mendalam terhadap upaya diplomasi Trump dengan Iran, dan ia berselisih dengan Trump mengenai aksi militer Israel di Lebanon, perseteruan ini membuat komunikasi AS dan Israel sedikit renggang.

Pada hari Kamis (9/7/2026), seorang pejabat AS lainnya mengatakan bahwa upaya diplomatik dengan Iran masih berlangsung di balik layar. Walaupun terjadi pertempuran dengan skala tertentu antara kedua belah pihak.

Washington dan Teheran sedang berupaya mencapai kesepakatan nuklir pada pertengahan Agustus. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Didatangi BGN, Bupati Padang Pariaman Soroti Standar Keamanan Pangan MBG 

19 September 2026 - 13:17 WIB

Cuaca Sumbar Hari Ini, Hujan hingga Petir Berpotensi di Seluruh Daerah

19 September 2026 - 12:03 WIB

Wamen P2MI Lepas 40 Pekerja Asal Sumbar ke Malaysia, Jadi Angkatan Perdana Program SMK Go Global

19 September 2026 - 11:50 WIB

Pemko Padang Percepat Revitalisasi Kawasan Kota Tua

19 September 2026 - 08:40 WIB

Hujan Lebat, Warga Pasaman Dilaporkan Tersapu Banjir Bandang

18 September 2026 - 20:45 WIB

Trending Topik News