Menu

Mode Gelap
KONI Payakumbuh Minta Penyesuaian Jadwal Porprov, Anggaran Jadi Kendala Didatangi BGN, Bupati Padang Pariaman Soroti Standar Keamanan Pangan MBG  Cuaca Sumbar Hari Ini, Hujan hingga Petir Berpotensi di Seluruh Daerah Wamen P2MI Lepas 40 Pekerja Asal Sumbar ke Malaysia, Jadi Angkatan Perdana Program SMK Go Global Weekend Tanpa Mall, Anak Muda Mulai Cari Pengalaman di Negeri Sendiri KONI 50 Kota Nyatakan Siap Sukseskan Porprov XVI Sumbar 2026 Sesuai Jadwal Awal

News

Pemko Padang Percepat Revitalisasi Kawasan Kota Tua

Safira Ariel Putribadge-check

Pemko Padang Percepat Revitalisasi Kawasan Kota Tua Perbesar

Covesia.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mempercepat proses revitalisasi kawasan Kota Tua. Langkah awal dilakukan melalui pemetaan dan identifikasi menyeluruh terhadap bangunan-bangunan bersejarah, mulai dari status kepemilikan, kondisi fisik, hingga pola pemanfaatannya saat ini.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat memimpin rapat pembahasan revitalisasi kawasan Kota Tua di Gedung Putih, Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Jumat (18/9/2026).

Rapat tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tarmizi Ismail, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Kepala Dinas Pariwisata Yenni Yuliza, Camat Padang Barat Diko Riva Utama, serta Camat Padang Selatan Wilman Muchtar.
Turut hadir pakar arsitektur Universitas Bung Hatta Joni Wongso, jajaran Pengurus Pengelola Kota Tua, Ketua Pokdarwis Batang Arau Tommy Jhonlie, dan Ketua Pokdarwis Kampung Pondok Hongky Victor.

Fadly menegaskan bahwa identifikasi secara detail terhadap setiap persil bangunan menjadi fondasi utama sebelum penataan fisik kawasan dilakukan. Menurutnya, penataan harus tetap mempertahankan karakter sejarah dan nilai budaya yang ada, sekaligus mampu menggerakkan kembali perekonomian masyarakat.

“Saya ingin proses ini dipercepat dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Setelah semuanya jelas, proses revitalisasi dapat segera dilakukan,” ujar Fadly.

Ia menyebut revitalisasi Kota Tua merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Jelajah Padang. Dalam program tersebut, Pemko Padang berperan sebagai fasilitator untuk mendorong revitalisasi menjadi gerakan sosial dan ekonomi berbasis kolaborasi lintas sektor, bukan sekadar proyek pembangunan infrastruktur.

Selain pelestarian fisik bangunan cagar budaya, potensi gastronomi juga menjadi salah satu fokus pengembangan kawasan. Fadly mengatakan bahwa kekuatan Kota Padang terletak pada identitas kulinernya yang kuat.

Karena itu, pengembangan kawasan Kota Tua akan disinergikan dengan rebranding kuliner lokal secara profesional. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Padang dalam Jaringan Kota Kreatif UNESCO (UNESCO Creative Cities Network) bidang gastronomi.

“Kita ingin kawasan Kota Tua kembali menjadi ruang publik yang hidup, tempat tumbuhnya usaha kreatif, pembelajaran sejarah, serta wisata kuliner lokal,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Didatangi BGN, Bupati Padang Pariaman Soroti Standar Keamanan Pangan MBG 

19 September 2026 - 13:17 WIB

Cuaca Sumbar Hari Ini, Hujan hingga Petir Berpotensi di Seluruh Daerah

19 September 2026 - 12:03 WIB

Wamen P2MI Lepas 40 Pekerja Asal Sumbar ke Malaysia, Jadi Angkatan Perdana Program SMK Go Global

19 September 2026 - 11:50 WIB

Hujan Lebat, Warga Pasaman Dilaporkan Tersapu Banjir Bandang

18 September 2026 - 20:45 WIB

Sempat Tersingkir, Tim Fahmil Qur’an Sumbar Akhirnya Lolos ke Semifinal MTQ Nasional

18 September 2026 - 17:02 WIB

Trending Topik News