Menu ✖

Mode Gelap
Prabowo Copot Listyo Sigit Sebagai KSP,  Penggantinya Letjen Ariyo Windutomo Pemko Padang Kumpulkan Aplikator Ojol Terkait Kelengkapan Izin, Ini Hasilnya Polres Mentawai Ungkap Tiga Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi Terminal Anak Air Mulai Layani AKDP, Pemko Dingatkan Jangan Setengah-Setengah Inklusi Keuangan Sumbar Capai 95,37 Persen, OJK Perkuat Literasi Masyarakat Pertumbuhan Ekonomi Padang Pariaman Terendah di Sumbar, Hanya 1,78 Persen

News

Pemko Padang Percepat Revitalisasi Kawasan Kota Tua

Safira Ariel Putribadge-check

Pemko Padang Percepat Revitalisasi Kawasan Kota Tua Perbesar

Covesia.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mempercepat proses revitalisasi kawasan Kota Tua. Langkah awal dilakukan melalui pemetaan dan identifikasi menyeluruh terhadap bangunan-bangunan bersejarah, mulai dari status kepemilikan, kondisi fisik, hingga pola pemanfaatannya saat ini.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat memimpin rapat pembahasan revitalisasi kawasan Kota Tua di Gedung Putih, Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Jumat (18/9/2026).

Rapat tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tarmizi Ismail, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Kepala Dinas Pariwisata Yenni Yuliza, Camat Padang Barat Diko Riva Utama, serta Camat Padang Selatan Wilman Muchtar.
Turut hadir pakar arsitektur Universitas Bung Hatta Joni Wongso, jajaran Pengurus Pengelola Kota Tua, Ketua Pokdarwis Batang Arau Tommy Jhonlie, dan Ketua Pokdarwis Kampung Pondok Hongky Victor.

Fadly menegaskan bahwa identifikasi secara detail terhadap setiap persil bangunan menjadi fondasi utama sebelum penataan fisik kawasan dilakukan. Menurutnya, penataan harus tetap mempertahankan karakter sejarah dan nilai budaya yang ada, sekaligus mampu menggerakkan kembali perekonomian masyarakat.

“Saya ingin proses ini dipercepat dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Setelah semuanya jelas, proses revitalisasi dapat segera dilakukan,” ujar Fadly.

Ia menyebut revitalisasi Kota Tua merupakan bagian dari Program Unggulan (Progul) Jelajah Padang. Dalam program tersebut, Pemko Padang berperan sebagai fasilitator untuk mendorong revitalisasi menjadi gerakan sosial dan ekonomi berbasis kolaborasi lintas sektor, bukan sekadar proyek pembangunan infrastruktur.

Selain pelestarian fisik bangunan cagar budaya, potensi gastronomi juga menjadi salah satu fokus pengembangan kawasan. Fadly mengatakan bahwa kekuatan Kota Padang terletak pada identitas kulinernya yang kuat.

Karena itu, pengembangan kawasan Kota Tua akan disinergikan dengan rebranding kuliner lokal secara profesional. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Padang dalam Jaringan Kota Kreatif UNESCO (UNESCO Creative Cities Network) bidang gastronomi.

“Kita ingin kawasan Kota Tua kembali menjadi ruang publik yang hidup, tempat tumbuhnya usaha kreatif, pembelajaran sejarah, serta wisata kuliner lokal,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Prabowo Copot Listyo Sigit Sebagai KSP,  Penggantinya Letjen Ariyo Windutomo

4 November 2026 - 19:27 WIB

Pemko Padang Kumpulkan Aplikator Ojol Terkait Kelengkapan Izin, Ini Hasilnya

4 November 2026 - 19:12 WIB

Polres Mentawai Ungkap Tiga Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi

4 November 2026 - 17:44 WIB

Inklusi Keuangan Sumbar Capai 95,37 Persen, OJK Perkuat Literasi Masyarakat

4 November 2026 - 15:40 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Padang Pariaman Terendah di Sumbar, Hanya 1,78 Persen

4 November 2026 - 13:19 WIB

Trending Topik News