Covesia.co.id – Seorang warga bernama Amri Anto (51) dilaporkan terseret arus saat banjir bandang menerjang Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Pasaman pada Jumat (18/9/2026). Banjir bandang dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.15 WIB.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang Abdul Malik mengatakan, pihaknya menerima informasi kejadian dari Kepala Pelaksana BPBD Pasaman Mardianto sekitar pukul 18.27 WIB.
“Setelah menerima informasi, tim Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian terhadap korban,” kata Abdul Malik.
Abdul Malik menyebutkan, sebanyak 12 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 18.45 WIB. Selain itu, enam personel Unit Siaga SAR Agam juga dikerahkan pada pukul 18.48 WIB.
Lokasi kejadian berjarak sekitar 49,4 kilometer melalui jalur darat dari Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman dengan waktu tempuh diperkirakan sekitar dua jam.
Dalam operasi pencarian, tim SAR membawa sejumlah peralatan, di antaranya rescue car double cabin, rescue truck, ambulans, LCR, peralatan SAR air, peralatan medis dan komunikasi.
Tim juga membawa Aqua Eye serta drone thermal untuk mendukung proses pencarian korban, khususnya di area yang sulit dijangkau.
Abdul Malik mengatakan, operasi SAR akan terus dilakukan untuk menemukan korban yang dilaporkan terseret arus banjir bandang tersebut.
“Tim akan melakukan pencarian dan pertolongan sesuai dengan kondisi di lapangan. Perkembangan operasi akan kami sampaikan lebih lanjut,” ujarnya.
Hingga laporan awal ini dibuat, Amri Anto masih dalam pencarian tim SAR gabungan. (*)









