Menu

Mode Gelap
Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan Di Tengah Curah Hujan Tinggi, Ada 8 Titik Api Muncul di Sumbar

Daerah

Hampir Seluruh Wilayah Padang Pariaman Direndam Banjir: Ribuan Warga Mengungsi, Jalan Hingga Jembatan Rusak Berat

badge-check

Hampir Seluruh Wilayah Padang Pariaman Direndam Banjir: Ribuan Warga Mengungsi, Jalan Hingga Jembatan Rusak Berat Perbesar

Covesia.co.id – Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat,dalam beberapa hari belakangan ini telah mengakibatkan bencana banjir di sejumlah wilayah di daerah itu.

Banjir yang disebabkan oleh meluapnya empat sungai di wilayah Padang Pariaman dilaporkan telah merendam permukiman warga di tujuh kecamatan.

Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman, empat sungai yang meluap adalah Batang Anai, Batang Ulakan, Batang Lubuak, dan Batang Kamumuan. Luapan air bah ini berdampak serius pada 14 nagari di tujuh kecamatan.

Total warga yang terdampak mencapai 608 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.824 jiwa. Meskipun tim gabungan telah beraksi cepat mengevakuasi warga, dilaporkan dua orang mengalami luka ringan akibat insiden ini. Beruntung, hingga saat ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa.

Banjir bandang kali ini tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga melumpuhkan infrastruktur vital. BPBD mencatat kerugian material yang signifikan mulai dari bangunan rumah warga yang jumlahnya mencapai 608 unit, hingga rusaknya beberapa akses jalan dan jembatan akibat banjir dan longsir yang melanda.

Tim di lapangan kini sedang fokus pada pendataan lebih lanjut, sementara kebutuhan mendesak bagi warga yang mengungsi adalah dukungan dapur umum dan alat berat untuk membersihkan dan membuka kembali akses jalan yang tertutup longsoran.

“Kami masih terus berupaya mendata dan mengevakuasi. Prioritas kami adalah keselamatan warga dan memastikan logistik dasar terpenuhi,” ujar perwakilan BPBD Padang Pariaman.

Bencana ini kembali menjadi pengingat akan kerentanan wilayah Padang Pariaman terhadap bencana hidrometeorologi, mendesak pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan ekstrem. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Padang Timur Optimistis Hadapi Lomba Desawisma, Kubu Marapalam Jadi Andalan

26 Juli 2026 - 14:04 WIB

Tolak PETI, Ratusan Warga Gunung Malintang Sweeping Lokasi Tambang

26 Juli 2026 - 12:08 WIB

Terpilih Secara Aklamasi, Mulyadi Kembali Nahkodai DPD Partai Demokrat Sumbar

26 Juli 2026 - 09:48 WIB

Padang Bidik Status Kota Gastronomi UNESCO, Finalisasi Dossier Selesai Digelar

23 Juli 2026 - 15:13 WIB

Sengketa Lahan Pemko Bukittinggi dan Universitas Fort De Kock Berujung Ricuh, Kampus Lapor Dugaan Penganiayaan

22 Juli 2026 - 19:37 WIB

Trending Topik Daerah