Menu

Mode Gelap
KONI Payakumbuh Minta Penyesuaian Jadwal Porprov, Anggaran Jadi Kendala Didatangi BGN, Bupati Padang Pariaman Soroti Standar Keamanan Pangan MBG  Cuaca Sumbar Hari Ini, Hujan hingga Petir Berpotensi di Seluruh Daerah Wamen P2MI Lepas 40 Pekerja Asal Sumbar ke Malaysia, Jadi Angkatan Perdana Program SMK Go Global Weekend Tanpa Mall, Anak Muda Mulai Cari Pengalaman di Negeri Sendiri KONI 50 Kota Nyatakan Siap Sukseskan Porprov XVI Sumbar 2026 Sesuai Jadwal Awal

News

22 Jiwa Dilaporkan Meninggal Akibat Bencana Alam Sumbar, Pencarian Korban Masih di Fokuskan di Kabupaten Agam

Redaksi Covesiabadge-check

22 Jiwa Dilaporkan Meninggal Akibat Bencana Alam Sumbar, Pencarian Korban Masih di Fokuskan di Kabupaten Agam Perbesar

Covesia.co.id – Badan SAR Nasional (Basarnas) Padang mencatat 22 korban jiwa meninggal dunia akibat rentetan bencana alam yang melanda wilayah Sumatera Barat dalam beberapa hari terakir.

Jumlah korban yang dilaporkan sementara ini terhitung sejak operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dimulai.

Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik, mengungkapkan bahwa data tragis ini didominasi oleh dampak parah di Kabupaten Agam.

“Jumlah korban meninggal dunia yang kami temukan dalam operasi SAR ini mencapai 22 orang. Mayoritas, yaitu 21 korban, berasal dari Kabupaten Agam,” tegas Abdul Malik pada Jumat (28/11).

Disampaikannya, fokus utama operasi SAR gabungan saat ini masih berada di Agam. Wilayah ini disebut menjadi tempat tragedi bencana dengan kondisi alam yang ekstrem.

“Tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang dinilai rawan dan berpotensi masih terdapat korban lain,” kata Malik.

Ia mengakui, proses pencarian menghadapi tantangan beraat, yakni medan yang sulit dijangkau dan cuaca yang tidak menentu. Namun, upaya evakuasi dan penyisiran dimaksimalkan untuk memastikan tidak ada korban yang terlewatkan.

Selain Agam, Basarnas juga mencatat satu korban meninggal dunia di Kabupaten Pasaman Barat.

“Di Pasaman Barat, kami mencatat satu korban meninggal dunia. Proses evakuasi di sana sudah selesai dan kami pastikan tidak ada laporan orang hilang tambahan dari masyarakat setempat,” jelas Malik.

Menyikapi potensi bencana susulan, Abdul Malik menegaskan bahwa Basarnas akan terus bersiaga tinggi dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.

Ia juga menyampaikan imbauan serius kepada masyarakat agar tetap waspada dan ikuti arahan resmi dari pihak berwenang demi keselamatan bersama. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Didatangi BGN, Bupati Padang Pariaman Soroti Standar Keamanan Pangan MBG 

19 September 2026 - 13:17 WIB

Cuaca Sumbar Hari Ini, Hujan hingga Petir Berpotensi di Seluruh Daerah

19 September 2026 - 12:03 WIB

Wamen P2MI Lepas 40 Pekerja Asal Sumbar ke Malaysia, Jadi Angkatan Perdana Program SMK Go Global

19 September 2026 - 11:50 WIB

Pemko Padang Percepat Revitalisasi Kawasan Kota Tua

19 September 2026 - 08:40 WIB

Hujan Lebat, Warga Pasaman Dilaporkan Tersapu Banjir Bandang

18 September 2026 - 20:45 WIB

Trending Topik News