Menu

Mode Gelap
LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan Di Tengah Curah Hujan Tinggi, Ada 8 Titik Api Muncul di Sumbar Hari Ini PN Pekanbaru Bacakan Vonis Gubernur Riau Nonaktif

News

Warga Padang Selatan Geger, Lansia Ditemukan Meninggal Membusuk di Dalam Rumah 

badge-check

Warga Padang Selatan Geger, Lansia Ditemukan Meninggal Membusuk di Dalam Rumah  Perbesar

Covesia.co.id – Seorang wanita lanjut usia berinisial E (71) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya di Komplek Cendana, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Rabu (22/7/2026) siang.

Penemuan jasad korban bermula ketika warga sekitar mencium aroma tidak sedap yang berasal dari rumah korban selama beberapa hari terakhir.

Merasa curiga, Ketua RT bersama sejumlah warga kemudian berinisiatif memeriksa rumah yang diketahui dalam keadaan terkunci dari dalam.

Saat mengintip melalui jendela rumah, warga mendapati korban sudah terbujur kaku di atas tempat tidur.

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Padang Selatan dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Padang.

Mendapat laporan, personel Satreskrim Polresta Padang bersama Polsek Padang Selatan dan Tim Identifikasi (Inafis) langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah korban.

Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol M Yasin mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari tiga hari sebelum ditemukan.

“Kondisi jenazah saat ditemukan diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari tiga hari, sehingga sudah mengalami pembusukan alami. Dari pemeriksaan luar sementara oleh Tim Inafis, kami belum menemukan tanda-tanda kekerasan fisik yang menonjol, namun penyelidikan mendalam tetap dilakukan,” ujar Kasat Reskrim.

Untuk memastikan penyebab kematian, jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang guna menjalani visum et repertum.

Sementara itu, petugas juga memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk tetangga dekat serta pihak keluarga korban.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban sebelum hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan resmi selesai dilakukan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi di media sosial terkait penyebab kematian korban hingga hasil autopsi maupun pemeriksaan resmi dari tim medis keluar,” kata Kasat Reskrim.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Mata Air, Zakiruddin, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah seorang warga di wilayahnya.

“Kami turut berduka cita atas berpulangnya almarhumah. Semoga almarhumah diberikan tempat yang layak di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Zakiruddin.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban sambil menunggu hasil visum dari tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Padang. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang

30 Juli 2026 - 18:53 WIB

Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara

30 Juli 2026 - 15:24 WIB

Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia

30 Juli 2026 - 15:01 WIB

Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan

30 Juli 2026 - 13:54 WIB

Di Tengah Curah Hujan Tinggi, Ada 8 Titik Api Muncul di Sumbar

30 Juli 2026 - 13:34 WIB

Trending Topik News