Menu ✖

Mode Gelap
Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik SMKN 1 Sasak Direlokasi, Rp3 Miliar Digelontorkan untuk Atasi Ancaman Banjir

News

Untuk Kedua Kalinya AS Serang Iran Pasca Perjanjian Damai, Perjanjian Genjatan Senjata Kian Goyah

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Untuk Kedua Kalinya AS Serang Iran Pasca Perjanjian Damai, Perjanjian Genjatan Senjata Kian Goyah Perbesar

Covesia.co.id – Untuk kedua kalinya, Amerika Serikat melakukan serangan udara ke beberapa wilayah militer Iran. Serangan ini dilakukan pada Minggu (28/6/2026), yang disebut sebagai respon atas serangan Iran ke kapal Tanker Minyak berbendera Panama di selat Hormuz. Serangan ini menandakan perjanjian damai yang telah disepakati sebelumnya kian rapuh.

Padahal, serangan pertama AS ke wilayah Iran pada Jumat (26/8/2026) kemarin mendapat respon dari Militer Iran. Jual beli serangan terjadi untuk pertama kali di hari itu pasca perjanjian damai genjatan senjata antara dua Negara yang berkonflik ini.

Komando Pusat AS atau CENTCOM menyebutkan serangan kedua ini menargetkan infrastruktur pengawasan, system komunikasi, situs pertahanan udara, fasilitas penyimpanan frone dan kemampuan penyebar ranjau.

Media Iran melaporkan ledakan terjadi di dua wilayah Iran Selatan, yakni Sirik dan Qeshm. Belum diketahui bagaimana respon Iran atas serangan AS yang kedua ini.

Namun serangan pertama yang dilancarkan AS ke Iran Jumat lalu, direspon oleh Iran dengan menargetkan beberapa fasilitas milier AS di kawasan Teluk.

Ketegangan baru yang tercipta antara AS dan Iran ini, didasari perselisihan terkait kendali atas selat Hormuz. Dimana Iran memperingatkan kapal-kapal untuk tidak memasuki atau meninggalkan Teluk melalui Hormuz tanpa izin. Akan tetapi beberapa kapal tetap berlayar dan memasuki rute yang tidak diizinkan oleh Iran. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional

6 November 2026 - 16:45 WIB

Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

6 November 2026 - 15:43 WIB

Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang

6 November 2026 - 15:06 WIB

Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang

6 November 2026 - 11:33 WIB

Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik

6 November 2026 - 11:26 WIB

Trending Topik Ekonomi dan Bisnis