Menu

Mode Gelap
Hujan Lebat, Warga Pasaman Dilaporkan Tersapu Banjir Bandang KONI Pessel Pastikan Mundur Jika Porprov Tetap Digelar 2–14 Oktober 2026 Sempat Tersingkir, Tim Fahmil Qur’an Sumbar Akhirnya Lolos ke Semifinal MTQ Nasional Ada Aset Pemprov Sumbar Diduga Dimanfaatkan Swasta Tanpa Bagi Hasil Bupati Pasaman Barat Lantik 15 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya Ramai Video PETI di Media Sosial, LBH Padang : Bukti Penegak Hukum di Sumbar Tak Berkuku

News

Untuk Kedua Kalinya AS Serang Iran Pasca Perjanjian Damai, Perjanjian Genjatan Senjata Kian Goyah

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Untuk Kedua Kalinya AS Serang Iran Pasca Perjanjian Damai, Perjanjian Genjatan Senjata Kian Goyah Perbesar

Covesia.co.id – Untuk kedua kalinya, Amerika Serikat melakukan serangan udara ke beberapa wilayah militer Iran. Serangan ini dilakukan pada Minggu (28/6/2026), yang disebut sebagai respon atas serangan Iran ke kapal Tanker Minyak berbendera Panama di selat Hormuz. Serangan ini menandakan perjanjian damai yang telah disepakati sebelumnya kian rapuh.

Padahal, serangan pertama AS ke wilayah Iran pada Jumat (26/8/2026) kemarin mendapat respon dari Militer Iran. Jual beli serangan terjadi untuk pertama kali di hari itu pasca perjanjian damai genjatan senjata antara dua Negara yang berkonflik ini.

Komando Pusat AS atau CENTCOM menyebutkan serangan kedua ini menargetkan infrastruktur pengawasan, system komunikasi, situs pertahanan udara, fasilitas penyimpanan frone dan kemampuan penyebar ranjau.

Media Iran melaporkan ledakan terjadi di dua wilayah Iran Selatan, yakni Sirik dan Qeshm. Belum diketahui bagaimana respon Iran atas serangan AS yang kedua ini.

Namun serangan pertama yang dilancarkan AS ke Iran Jumat lalu, direspon oleh Iran dengan menargetkan beberapa fasilitas milier AS di kawasan Teluk.

Ketegangan baru yang tercipta antara AS dan Iran ini, didasari perselisihan terkait kendali atas selat Hormuz. Dimana Iran memperingatkan kapal-kapal untuk tidak memasuki atau meninggalkan Teluk melalui Hormuz tanpa izin. Akan tetapi beberapa kapal tetap berlayar dan memasuki rute yang tidak diizinkan oleh Iran. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Hujan Lebat, Warga Pasaman Dilaporkan Tersapu Banjir Bandang

18 September 2026 - 20:45 WIB

Sempat Tersingkir, Tim Fahmil Qur’an Sumbar Akhirnya Lolos ke Semifinal MTQ Nasional

18 September 2026 - 17:02 WIB

Ada Aset Pemprov Sumbar Diduga Dimanfaatkan Swasta Tanpa Bagi Hasil

18 September 2026 - 16:01 WIB

Bupati Pasaman Barat Lantik 15 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya

18 September 2026 - 14:21 WIB

Ramai Video PETI di Media Sosial, LBH Padang : Bukti Penegak Hukum di Sumbar Tak Berkuku

18 September 2026 - 13:49 WIB

Trending Topik News