Menu

Mode Gelap
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Ajukan Banding Sempat Lumpuh 7,5 Jam, Arus Lalu Lintas di Lembah Anai Kembali Normal Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat Longsor Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang–Bukittinggi Putus Total Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang

News

Untuk Kedua Kalinya AS Serang Iran Pasca Perjanjian Damai, Perjanjian Genjatan Senjata Kian Goyah

badge-check

Untuk Kedua Kalinya AS Serang Iran Pasca Perjanjian Damai, Perjanjian Genjatan Senjata Kian Goyah Perbesar

Covesia.co.id – Untuk kedua kalinya, Amerika Serikat melakukan serangan udara ke beberapa wilayah militer Iran. Serangan ini dilakukan pada Minggu (28/6/2026), yang disebut sebagai respon atas serangan Iran ke kapal Tanker Minyak berbendera Panama di selat Hormuz. Serangan ini menandakan perjanjian damai yang telah disepakati sebelumnya kian rapuh.

Padahal, serangan pertama AS ke wilayah Iran pada Jumat (26/8/2026) kemarin mendapat respon dari Militer Iran. Jual beli serangan terjadi untuk pertama kali di hari itu pasca perjanjian damai genjatan senjata antara dua Negara yang berkonflik ini.

Komando Pusat AS atau CENTCOM menyebutkan serangan kedua ini menargetkan infrastruktur pengawasan, system komunikasi, situs pertahanan udara, fasilitas penyimpanan frone dan kemampuan penyebar ranjau.

Media Iran melaporkan ledakan terjadi di dua wilayah Iran Selatan, yakni Sirik dan Qeshm. Belum diketahui bagaimana respon Iran atas serangan AS yang kedua ini.

Namun serangan pertama yang dilancarkan AS ke Iran Jumat lalu, direspon oleh Iran dengan menargetkan beberapa fasilitas milier AS di kawasan Teluk.

Ketegangan baru yang tercipta antara AS dan Iran ini, didasari perselisihan terkait kendali atas selat Hormuz. Dimana Iran memperingatkan kapal-kapal untuk tidak memasuki atau meninggalkan Teluk melalui Hormuz tanpa izin. Akan tetapi beberapa kapal tetap berlayar dan memasuki rute yang tidak diizinkan oleh Iran. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Ajukan Banding

31 Juli 2026 - 09:06 WIB

Sempat Lumpuh 7,5 Jam, Arus Lalu Lintas di Lembah Anai Kembali Normal

31 Juli 2026 - 06:44 WIB

Longsor Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang–Bukittinggi Putus Total

30 Juli 2026 - 23:56 WIB

Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI

30 Juli 2026 - 21:17 WIB

LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang

30 Juli 2026 - 18:53 WIB

Trending Topik News