Menu

Mode Gelap
Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan Di Tengah Curah Hujan Tinggi, Ada 8 Titik Api Muncul di Sumbar Hari Ini PN Pekanbaru Bacakan Vonis Gubernur Riau Nonaktif Pemko Padang Matangkan Persiapan Menuju Kota Gastronomi Dunia Pameran Foto Bencana Hidrometeorologi di Istano Basa Pagaruyung, PFI : Pengingat Mitigasi Bencana Muncul Petisi Larang Argentina Tampil Piala Dunia Selamanya, Tembus 23 Tanda Tangan

Lingkungan

Banjir di Agam Surut, 450 Warga Dipastikan Selamat

badge-check

Banjir di Agam Surut, 450 Warga Dipastikan Selamat Perbesar

Covesia.co.id – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap bencana banjir akibat luapan dan jebolnya tanggul Sungai Batang Tumayo di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, resmi ditutup pada Minggu (19/7/2026) pagi. Sebanyak sekitar 450 warga terdampak dipastikan selamat dan sebagian besar telah kembali ke rumah masing-masing.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan kondisi banjir mulai berangsur membaik sejak subuh. Debit air yang terus surut membuat situasi di lokasi dinyatakan aman sehingga operasi SAR dihentikan.

“Karena air sudah surut dan situasi di lokasi banjir dinyatakan kondusif, pada pukul 06.00 WIB tadi kami bersama seluruh unsur SAR gabungan telah melaksanakan debriefing penutupan operasi dan seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing,” kata Abdul Malik, Minggu.

Berdasarkan data akhir Kantor SAR Padang, banjir akibat luapan Sungai Batang Tumayo berdampak pada dua jorong di Nagari Sungai Batang, yakni Jorong Kabu dan Jorong Labuah.

Saat tiba di lokasi pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, tim SAR gabungan langsung membagi fokus penanganan. Di Jorong Kabu, sekitar 200 warga melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman. Sementara itu, di Jorong Labuah sebanyak 243 warga juga berhasil menyelamatkan diri secara mandiri.

Pada pukul 22.05 WIB, petugas menerima laporan adanya tujuh warga yang terjebak banjir di Jorong Labuah. Tim SAR gabungan kemudian bergerak cepat melakukan evakuasi.
“Tim SAR gabungan bergerak cepat melakukan evakuasi dinamis terhadap tujuh warga yang terjebak di Jorong Labuah. Alhamdulillah, seluruhnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Secara keseluruhan, sekitar 450 warga berhasil diselamatkan dalam peristiwa tersebut. Hingga operasi SAR ditutup, tidak ada laporan korban meninggal dunia maupun korban luka.

Abdul Malik menambahkan, proses evakuasi yang berlangsung hingga dini hari sempat menghadapi kendala akibat hujan yang terus mengguyur kawasan terdampak serta minimnya penerangan di lokasi.

Operasi penanganan darurat tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR (USS) Agam, BPBD Kabupaten Agam, TNI, Polri, PMI, pemerintah kecamatan dan nagari, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Kampung Siaga Bencana (KSB), serta masyarakat setempat. Kolaborasi seluruh pihak dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan proses evakuasi seluruh warga terdampak.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan

30 Juli 2026 - 13:54 WIB

Di Tengah Curah Hujan Tinggi, Ada 8 Titik Api Muncul di Sumbar

30 Juli 2026 - 13:34 WIB

Hari Ini PN Pekanbaru Bacakan Vonis Gubernur Riau Nonaktif

30 Juli 2026 - 09:48 WIB

Pemko Padang Matangkan Persiapan Menuju Kota Gastronomi Dunia

30 Juli 2026 - 08:27 WIB

Pameran Foto Bencana Hidrometeorologi di Istano Basa Pagaruyung, PFI : Pengingat Mitigasi Bencana

29 Juli 2026 - 17:31 WIB

Trending Topik News