Menu

Mode Gelap
Longsor Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang–Bukittinggi Putus Total Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan

News

Tragis!! Kernet Truk Tewas Tergencet Saat Ingin Mengganjal Ban di Padang Pariaman

badge-check

Tragis!! Kernet Truk Tewas Tergencet Saat Ingin Mengganjal Ban di Padang Pariaman Perbesar

Covesia.co.id – Niat hati ingin mengganjal ban agar truk tidak melaju mundur di tanjakan, seorang kernet bernama Ardan (36), warga Kota Payakumbuh malah tewas.

Kejadian tragis ini terjadi di tanjakan jalan Barangan, Nagari Kuranji, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Covesia.co.id, Ardan bersama sang sopir Delfius Antoni (43) membawa truk bermuatan besi. Saat melaju di tanjakan jalan Barangan, Nagari Kuranji, truk kehilangan tenaga.

Korban pun reflek untuk langsung turun dari truk dan berusaha mengganjal ban agar truk tidak melaju mundur.

Namun naas, truk sepenuhnya kehilangan tenaga dan mundur secara tiba-tiba. Korban yang sudah berada di belakang truk tidak bisa menghindar dan akhirnya terlindas ban truk. Seketika, korban terjepit dan tewas di lokasi kejadian.

“Ya benar. Ada kecelakaan tunggal yang mengakibatkan seorang kernet truk tewas terlindas. Proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan, ” Kata Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, Kepada Covesia.co.id ketika dikonfirmasi.

Laporan kejadian diterima Kantor SAR Padang pada pukul 08.05 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tujuh personel Rescuer dari Unit Siaga SAR Agam langsung diberangkatkan menuju lokasi.

Tim SAR tiba sekitar pukul 08.50 WIB dan segera berkoordinasi dengan personel TNI, Polri, serta masyarakat untuk melakukan proses ekstrikasi menggunakan peralatan khusus. Proses evakuasi berlangsung selama 8 menit.

“Pada pukul 08.58 WIB korban berhasil dievakuasi. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya,” kata Abdul Malik.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Dr. Sadikin Pariaman untuk penanganan lebih lanjut.

Usai memastikan seluruh proses evakuasi selesai dan situasi di lokasi aman, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing pada pukul 09.32 WIB. Operasi pencarian dan pertolongan selanjutnya resmi diusulkan untuk ditutup.

Dalam operasi tersebut, Tim SAR mengerahkan Rescue Car Type 1, peralatan ekstrikasi, perlengkapan mountaineering, peralatan medis, serta perangkat komunikasi. Proses evakuasi berlangsung lancar berkat kerja sama antara Unit Siaga SAR Agam, personel TNI, Polri, dan warga sekitar. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Longsor Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang–Bukittinggi Putus Total

30 Juli 2026 - 23:56 WIB

Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI

30 Juli 2026 - 21:17 WIB

LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang

30 Juli 2026 - 18:53 WIB

Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara

30 Juli 2026 - 15:24 WIB

Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia

30 Juli 2026 - 15:01 WIB

Trending Topik News