Menu

Mode Gelap
Rencana Reaktivasi PT ARP, FPS Desak Pemprov Sumbar Selamatkan 108 Hektare Aset Daerah Fakta Remaja Korban Kekerasan Seksual di Sungai Limau “Dari Broken Home, Kemiskinan Hingga Dicabuli Tetangga” Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur, Pria Paruh Baya di Pariaman Nyaris Diamuk Massa Kualitas Udara Kota Padang Capai Level Sangat Tidak Sehat 364 Siswa dan Guru di Palupuh Agam Diduga Keracunan Usai Santap MBG Kualitas Udara Sumbar Berfluktuasi, Wilayah Timur Terpantau Lebih Buruk

News

Sulteng Diguncang Gempa M 6,7, Warga Panik Dinding Bangunan Berbunyi

Redaksi Covesiabadge-check

Sulteng Diguncang Gempa M 6,7, Warga Panik Dinding Bangunan Berbunyi Perbesar

infosumbar.net – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa, (16/6) pukul 10.27 WIB atau 11.27 WITA. Guncangan kuat yang berlangsung hingga 6 detik memicu kepanikan warga di beberapa kabupaten/kota.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, pusat gempa (episenter) berada di darat pada kedalaman dangkal 10 kilometer, berlokasi di koordinat 1,03 Lintang Selatan (LS) dan 120,24 Bujur Timur (BT).

Posisi pusat gempa ini berada sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, 54 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, 70 kilometer barat laut Kabupaten Poso, dan 81 kilometer tenggara Kabupaten Donggala.

Dampak gempa dilaporkan memicu getaran hebat yang dirasakan oleh banyak orang, baik yang berada di dalam maupun di luar ruangan. Di Kota Palu, guncangan kuat terjadi selama 4 hingga 6 detik. Kondisi serupa juga melanda Kabupaten Poso (6 detik) dan Kabupaten Sigi (5 detik).

Sementara di Kabupaten Donggala, warga merasakan guncangan dengan intensitas sedang selama kurang lebih 2 detik. Guncangan juga dilaporkan meluas hingga ke Kabupaten Parigi Moutong.

“Getaran dirasakan nyata. Jendela dan pintu dilaporkan berderik, bahkan dinding bangunan sampai berbunyi,” tulis keterangan resmi BMKG.

Belasan Gempa Susulan
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada namun tidak panik. Pasca-gempa utama tersebut, BMKG mencatat adanya aktivitas tektonik susulan yang cukup intens di sekitar lokasi episenter.

Hingga pukul 12.17 WITA atau satu jam setelah gempa pertama, BMKG melaporkan telah terjadi sedikitnya 13 kali gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo yang bervariasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun total kerusakan infrastruktur akibat bencana tersebut. Warga diminta untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Rencana Reaktivasi PT ARP, FPS Desak Pemprov Sumbar Selamatkan 108 Hektare Aset Daerah

2 September 2026 - 21:57 WIB

Fakta Remaja Korban Kekerasan Seksual di Sungai Limau “Dari Broken Home, Kemiskinan Hingga Dicabuli Tetangga”

2 September 2026 - 19:21 WIB

Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur, Pria Paruh Baya di Pariaman Nyaris Diamuk Massa

2 September 2026 - 18:31 WIB

364 Siswa dan Guru di Palupuh Agam Diduga Keracunan Usai Santap MBG

2 September 2026 - 17:24 WIB

Kualitas Udara Sumbar Berfluktuasi, Wilayah Timur Terpantau Lebih Buruk

2 September 2026 - 15:53 WIB

Trending Topik News