Menu

Dark Mode
Gempa M 4,7 Guncang Pariaman Minggu Pagi Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Masih Bergulir, 4 Prajurit TNI Ajukan Banding Sudah Mendunia: Gebrakan Baru Nasi Padang Keliling Bukti Eksistensinya Tak Tergerus Zaman Proyek Jembatan Rp 25 Miliar di Padang Pariaman Ambruk, Kejati Sumbar Tetapkan 3 Tersangka Minangkan Indonesia: Pesona Lagu Minang Menembus Pasar Nasional Menikmati Sawah dan Pantai Menuju Festival Tabuik Pariaman dengan Tiket Rp 5.000

News

Sulteng Diguncang Gempa M 6,7, Warga Panik Dinding Bangunan Berbunyi

badge-check


Sulteng Diguncang Gempa M 6,7, Warga Panik Dinding Bangunan Berbunyi Perbesar

infosumbar.net – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa, (16/6) pukul 10.27 WIB atau 11.27 WITA. Guncangan kuat yang berlangsung hingga 6 detik memicu kepanikan warga di beberapa kabupaten/kota.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, pusat gempa (episenter) berada di darat pada kedalaman dangkal 10 kilometer, berlokasi di koordinat 1,03 Lintang Selatan (LS) dan 120,24 Bujur Timur (BT).

Posisi pusat gempa ini berada sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, 54 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, 70 kilometer barat laut Kabupaten Poso, dan 81 kilometer tenggara Kabupaten Donggala.

Dampak gempa dilaporkan memicu getaran hebat yang dirasakan oleh banyak orang, baik yang berada di dalam maupun di luar ruangan. Di Kota Palu, guncangan kuat terjadi selama 4 hingga 6 detik. Kondisi serupa juga melanda Kabupaten Poso (6 detik) dan Kabupaten Sigi (5 detik).

Sementara di Kabupaten Donggala, warga merasakan guncangan dengan intensitas sedang selama kurang lebih 2 detik. Guncangan juga dilaporkan meluas hingga ke Kabupaten Parigi Moutong.

“Getaran dirasakan nyata. Jendela dan pintu dilaporkan berderik, bahkan dinding bangunan sampai berbunyi,” tulis keterangan resmi BMKG.

Belasan Gempa Susulan
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada namun tidak panik. Pasca-gempa utama tersebut, BMKG mencatat adanya aktivitas tektonik susulan yang cukup intens di sekitar lokasi episenter.

Hingga pukul 12.17 WITA atau satu jam setelah gempa pertama, BMKG melaporkan telah terjadi sedikitnya 13 kali gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo yang bervariasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun total kerusakan infrastruktur akibat bencana tersebut. Warga diminta untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Facebook Comments Box

Kabar lainnya

Gempa M 4,7 Guncang Pariaman Minggu Pagi

21 June 2026 - 03:11 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Masih Bergulir, 4 Prajurit TNI Ajukan Banding

21 June 2026 - 02:07 WIB

Proyek Jembatan Rp 25 Miliar di Padang Pariaman Ambruk, Kejati Sumbar Tetapkan 3 Tersangka

20 June 2026 - 17:10 WIB

Beny Saswin Nasrul Ditahan Kejaksaan, DPRD Sumbar: Beliau Masih Berstatus Anggota Aktif

20 June 2026 - 05:05 WIB

BKSDA Sumbar Evakuasi Beruang Madu Betina Terjerat di Pasaman, Yang Jantan Masih Berkeliaran

20 June 2026 - 05:00 WIB

Trending Topik News