Menu

Mode Gelap
Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara Ditebus Rp 100 Juta, Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dievakuasi Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan Di Tengah Curah Hujan Tinggi, Ada 8 Titik Api Muncul di Sumbar Hari Ini PN Pekanbaru Bacakan Vonis Gubernur Riau Nonaktif Pemko Padang Matangkan Persiapan Menuju Kota Gastronomi Dunia

Sport

Senator Paraguay Lontarkan Serangan Rasis kepada Mbappé, Prancis Tempuh Jalur Hukum

badge-check

Senator Paraguay Lontarkan Serangan Rasis kepada Mbappé, Prancis Tempuh Jalur Hukum Perbesar

Covesia.co.id – Penyerang sekaligus kapten timnas Prancis, Kylian Mbappé, menjadi sasaran komentar rasis dari senator Paraguay, Celeste Amarilla.

Komentar itu muncul di platform media sosial X pribadi Celeste Amarilla setelah Paraguay menelan kekalahan 1-0 atas Prancis  pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Insiden tersebut memicu kecaman luas dari berbagai pihak, termasuk pemerintah Prancis, federasi sepak bola, hingga otoritas Paraguay.

Amarilla mengunggah pernyataan bernada rasis di media sosial sebanyak dua kali kepada Mbappe.

Dimana serangan pertama berbunyi :

“Orang Kamerun yang terjajah, yang tanpa malu-malu berpura-pura menjadi orang Prancis, pendendam, baru saja menjadi kaya, sombong, dan jelek. Dia gugup dan ketakutan sepanjang pertandingan, seperti seluruh timnya; mereka bahkan tidak berhasil mencetak satu gol pun, dan menang dengan selisih tipis… Satu-satunya hal yang banyak dari kita sesalkan pada para pemain Albirroja adalah mereka tidak menamparnya dengan telapak tangan terbuka setelah pertandingan usai. Padahal, saya bukan penggemar sepak bola yang fanatik, “.

Tak puas dengan satu pernyataan tersebut, Amarilla kemudian menulis serangan kedua yang  berbunyi :

“Orang kasar ini bahkan belum bisa menulis, alih-alih menyusu ASI, dia mengisap kelapa, dan hal paling berpendidikan yang pernah didengarnya hanyalah simpanse. Seandainya saja aku menunjukkan jari tengah kepadanya, Orlando Gill, aku melakukannya di Senat dan tidak terjadi apa-apa!!!”

Lontaran hinaan dan serangan Rasis ini langsung menuai kritik baik dari Mbappe sendiri, pemerintah Prancis hingga Pemerintah Paraguay.

Mbappé merespons melalui akun media sosialnya dengan menyebut Amarilla sebagai sosok yang “memalukan” dan “tidak layak menduduki jabatan publik”.

Ia juga menegaskan bahwa komentar tersebut telah menutupi pencapaian luar biasa tim Paraguay di Piala Dunia dan mencoreng citra negaranya sendiri.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) menyatakan akan mengajukan laporan pidana atas komentar Amarilla.

Presiden FFF, Philippe Diallo, menegaskan bahwa ujaran rasis tidak boleh dibiarkan dan akan ditindak melalui jalur hukum. Sikap serupa juga disampaikan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang mengecam keras serangan Rasis tersebut.

Di Paraguay, Kementerian Luar Negeri serta sejumlah pejabat negara ikut mengecam pernyataan Amarilla. Mereka menegaskan bahwa komentar senator tersebut merupakan pandangan pribadi dan tidak mewakili nilai maupun sikap resmi rakyat Paraguay.

Kasus ini kembali menyoroti persoalan rasisme dalam sepak bola internasional, sekaligus memperkuat seruan agar pelaku ujaran kebencian, termasuk pejabat publik, dimintai pertanggungjawaban atas tindakan mereka. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Muncul Petisi Larang Argentina Tampil Piala Dunia Selamanya, Tembus 23 Tanda Tangan

29 Juli 2026 - 09:44 WIB

Piala AFF 2026, Indonesia Bidik Tiga Poin Lawan Kamboja Malam Ini

27 Juli 2026 - 10:46 WIB

Di Piala Dunia 2030, Ternyata Sudah Ada 6 Negara Yang Lolos Otomatis

21 Juli 2026 - 19:19 WIB

Lamine Yamal, Bocah Ajaib Sederhana yang Menjadi Bintang Sepakbola Dunia

20 Juli 2026 - 23:58 WIB

Drama Piala Dunia 2026: Tangisan Messi Hingga Pahlawan Timnas Spanyol

20 Juli 2026 - 06:43 WIB

Trending Topik Sport