Covesia.co.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten dan kota se-Sumatera Barat bersama KONI Sumbar sepakat memperkuat barisan untuk memastikan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026 tetap digelar sesuai jadwal.
Kesepakatan itu mengemuka dalam rapat konsolidasi KONI kabupaten dan kota bersama KONI Sumbar di Kantor KONI Sumbar, Padang, Senin (7/9/2026) malam.
Pertemuan tersebut digelar di tengah semakin dekatnya pelaksanaan Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026.
Konsolidasi dilakukan untuk memastikan seluruh daerah terus bergerak mempersiapkan kontingen sekaligus menyelesaikan berbagai kebutuhan penyelenggaraan.
Ketua KONI Sumbar Hamdanus mengatakan, persiapan Porprov terbagi dalam sejumlah kewenangan, baik yang menjadi tanggung jawab KONI maupun pemerintah daerah.
“Domain KONI adalah mempersiapkan kontingen dengan menyiapkan atlet serta segala macam administrasinya. Sementara domain kepala daerah adalah terkait jadwal pelaksanaan, percepatan anggaran untuk kontingen KONI daerah maupun anggaran sebagai tuan rumah,” ujar Hamdanus.
Dari pertemuan tersebut, KONI kabupaten dan kota bersama KONI Sumbar menyatakan sepakat mendukung pelaksanaan Porprov sesuai perencanaan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Persiapan akan terus dioptimalkan dengan mempertimbangkan waktu yang semakin terbatas, termasuk kesiapan administrasi dan anggaran masing-masing daerah.
Hamdanus menilai kesiapan tersebut penting karena Porprov Sumbar telah cukup lama tidak digelar.
Ajang olahraga tingkat provinsi itu sebelumnya absen selama sekitar delapan tahun sehingga penyelenggaraannya diharapkan menjadi momentum untuk kembali menggerakkan pembinaan dan prestasi olahraga daerah.
“Bagaimanapun Porprov sudah absen 8 tahun, sehingga perencanaannya juga mesti optimal, dilaksanakan secara terukur sesuai regulasi. Sehingga pelaksanaan Porprov bisa sukses administrasi, sukses prestasi, sukses pelaksanaan,” katanya.
Selain mengejar kesiapan teknis, KONI Sumbar juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi. Hal itu diperlukan agar pelaksanaan Porprov tidak menimbulkan persoalan administrasi maupun hukum setelah kegiatan selesai.
“KONI daerah tidak ingin nantinya penyelenggaraan Porprov berdampak kepada masalah hukum di kemudian hari,” tegas Hamdanus.
Konsolidasi tersebut dihadiri sejumlah pimpinan KONI kabupaten dan kota, di antaranya Ketua KONI Kota Solok Rudi Horison, Ketua KONI Padang Pariaman Asmadi, Ketua KONI Sawahlunto Jhon Reflita
Kemudian Ketua KONI Kota Pariaman Edison TRD, Ketua KONI Kabupaten Solok Doni Zulkifli, Ketua KONI Tanah Datar Novitra Kemala, Ketua KONI Pasaman SY Ade Herman, Karteker KONI Kabupaten Agam Syahindra Nurben, serta Ketua KONI Pasaman Barat Wahidul Basri.
Sebelumnya, kepastian jadwal Porprov XVI Sumbar 2026 juga telah ditegaskan pemerintah provinsi.
Gubernur Sumbar Mahyeldi menyatakan ajang tersebut tetap digelar pada 2–14 Oktober 2026, dengan pembukaan di Kota Solok dan penutupan di Kabupaten Padang Pariaman.
Dengan jadwal yang semakin dekat, Hamdanus mengatakan konsolidasi antardaerah akan terus dilakukan. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dinilai penting agar setiap kebutuhan persiapan dapat diselesaikan tepat waktu.
“Kita akan terus mengoptimalkan konsolidasi internal dan eksternal, berhubung jadwal sudah semakin dekat,” katanya. (*)











