Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Ekonomi Sumbar Tumbuh 4,69 Persen, Angka Pengangguran Turun Petani Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit Pasaman Barat Sukses di Koto Lalang, Parkir Digital Antrean BBM Sasar SPBU Mata Air dan Pengambiran 9 Pedagang Korban Kebakaran Los Batiah Payakumbuh Dipastikan Kembali ke Lapak Semula Vasko Dorong Pengembangan Nagari Creative Hub, 13 Nagari Jadi Percontohan di Sumbar Diduga Jadi Mucikari Anak di Bawah Umur, Mahasiswa di Padang Ditangkap di Hotel

News

Sempat Dilaporkan Hilang, Petani di Pasaman Barat Ditemukan Meninggal Dunia di Tepi Sungai

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Sempat Dilaporkan Hilang, Petani di Pasaman Barat Ditemukan Meninggal Dunia di Tepi Sungai Perbesar

Covesia.co.id  – Seorang petani bernama Yempino Wisman (49), warga Banir Tambuk, Jorong Limpato, Nagari Kajai, Kabupaten Pasaman Barat, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat pergi ke kebun, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (26/7/2026) sore.

Korban ditemukan sekitar pukul 17.50 WIB oleh Tim SAR gabungan setelah dilakukan penyisiran di kawasan perkebunan.

Lokasi penemuan berada sekitar 500 meter dari titik yang diperkirakan menjadi lokasi awal hilangnya korban. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Puskesmas Kajai untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang, Abdul Malik mengatakan korban sebelumnya berangkat ke kebun pada Sabtu (25/7/2026) seperti rutinitas sehari-hari.

Namun hingga malam hari korban tak kunjung pulang sehingga keluarga bersama warga melakukan pencarian secara mandiri sebelum meminta bantuan Basarnas.

“Setelah menerima laporan, Tim Rescue Pos SAR Pasaman langsung kami kerahkan menuju lokasi untuk bergabung dengan unsur SAR gabungan melakukan pencarian. Alhamdulillah korban berhasil ditemukan, namun dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Kajai,” kata Abdul Malik.

Laporan kejadian diterima Basarnas pada Minggu pukul 13.40 WIB. Sebanyak sembilan personel Pos SAR Pasaman diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 15.00 WIB.

Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan pemerintah nagari, BPBD, serta unsur terkait sebelum memulai penyisiran di area perkebunan.

Sekitar dua jam lima puluh menit pencarian berlangsung, korban akhirnya ditemukan di area yang diduga masih berada di jalur menuju kebun.

Dalam operasi tersebut, Basarnas mengerahkan berbagai peralatan pendukung, di antaranya rescue car double cabin, ambulans, perlengkapan jungle rescue, drone thermal, serta perangkat komunikasi.

Operasi SAR melibatkan sedikitnya 26 personel dari berbagai unsur, yakni Pos SAR Pasaman, Polsek Talamau, BPBD Pasaman Barat, KSB Nagari Kajai, dan Local Hero Rescue.

Selama proses pencarian, tim menghadapi kendala berupa kondisi jalan menuju lokasi yang berlubang, meski cuaca dilaporkan cerah sehingga tidak menghambat proses penyisiran secara signifikan.  (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Petani Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit Pasaman Barat

5 November 2026 - 14:12 WIB

Sukses di Koto Lalang, Parkir Digital Antrean BBM Sasar SPBU Mata Air dan Pengambiran

5 November 2026 - 12:14 WIB

9 Pedagang Korban Kebakaran Los Batiah Payakumbuh Dipastikan Kembali ke Lapak Semula

5 November 2026 - 10:00 WIB

Vasko Dorong Pengembangan Nagari Creative Hub, 13 Nagari Jadi Percontohan di Sumbar

5 November 2026 - 09:52 WIB

Diduga Jadi Mucikari Anak di Bawah Umur, Mahasiswa di Padang Ditangkap di Hotel

5 November 2026 - 08:34 WIB

Trending Topik News