Menu

Mode Gelap
Komplotan Curanmor Di Kota Padang Dibekuk, Polisi Ungkap Puluhan TKP Karhutla di Sumatera Mulai Mereda, Hotspot Turun Hingga 43 Persen Pemancing Dilaporkan Jatuh di Tebing Laut Kawasan Bukit Lampu Harga Emas Minggu 13 September 2026 Stabil, Antam Rp2,644 Juta per Gram Indonesia Terkepung Bencana Sempat Buron, Jukir Penggelap Motor Rp18 Juta Diciduk di Bandar Purus

Lingkungan

Pulihkan Lahan Bekas Tambang, Kapolres Sijunjung bersama Forkopimda Tanam 1.000 Pohon

Redaksi Covesiabadge-check

Personil Polri terlihat tengah menanam pohon dibekas galian tambang di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Rabu (24/6) Foto: Istimewa Perbesar

Personil Polri terlihat tengah menanam pohon dibekas galian tambang di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Rabu (24/6) Foto: Istimewa

Covesia.co.id – Kawasan bekas reklamasi tambang di Jorong Aur Gading, Nagari Limo Koto, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, kini mulai bersiap menyongsong wajah baru yang lebih hijau.

Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan, Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah bersama Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir memimpin aksi penanaman 1.000 pohon secara massal pada Rabu (24/6/2026).

Aksi penghijauan ini tidak dilakukan berdua saja. Sinergi lintas sektor terlihat jelas dengan hadirnya jajaran Kejaksaan Negeri Sijunjung, Dandim 0310/SSD, organisasi kepemudaan (OKP), mahasiswa, hingga unsur Forkopimcam dan Pemerintah Nagari.

Kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan bagian dari langkah konkret pemulihan lingkungan pasca-aktivitas pertambangan. Selain itu, aksi ini menjadi sokongan besar bagi program lingkungan hidup yang digagas oleh Polda Sumatera Barat melalui Gerakan “Sumbar Sejuk Asri”.

Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah mengungkapkan bahwa penanaman pohon ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup.

“Kegiatan ini adalah upaya bersama untuk menghijaukan kembali lahan yang telah dimanfaatkan, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan generasi mendatang,” ujar Willian kepada media, Rabu.

Lebih lanjut, AKBP Willian menegaskan bahwa peran Polri di tengah masyarakat saat ini sudah jauh berkembang. Polisi tidak lagi hanya berfokus pada penegakan hukum konvensional, tetapi juga wajib peka dan andil dalam memberikan solusi terhadap isu-isu sosial dan lingkungan.

“Polisi hadir bersama masyarakat bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga memberikan solusi dan kenyamanan. Salah satunya melalui kegiatan pelestarian lingkungan seperti penanaman pohon ini,” tambahnya.

Gayung bersambut, aksi ini mendapat dukungan penuh dari elemen daerah. Selain Bupati Sijunjung, tampak hadir Kepala Kejaksaan Negeri Sijunjung Muhammad Ali, Ketua DPD KNPI Kabupaten Sijunjung Aldo Yendicoal, serta para ketua organisasi kepemudaan dan mahasiswa setempat.

Melalui penanaman 1.000 pohon di area eks-tambang ini, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum berharap kawasan yang dulunya gersang akibat eksploitasi dapat kembali produktif dan memberikan dampak ekologis yang sehat bagi warga Sijunjung. Ke depan, sinergi hijau ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan lingkungan serupa di wilayah lain. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Komplotan Curanmor Di Kota Padang Dibekuk, Polisi Ungkap Puluhan TKP

14 September 2026 - 10:28 WIB

Karhutla di Sumatera Mulai Mereda, Hotspot Turun Hingga 43 Persen

13 September 2026 - 10:38 WIB

Pemancing Dilaporkan Jatuh di Tebing Laut Kawasan Bukit Lampu

13 September 2026 - 09:55 WIB

Sempat Buron, Jukir Penggelap Motor Rp18 Juta Diciduk di Bandar Purus

12 September 2026 - 17:04 WIB

Daftar 31 SPBU ‘ Nakal’ di Sumbar yang Disanksi Tegas Pertamina

12 September 2026 - 12:39 WIB

Trending Topik News