Menu

Mode Gelap
Hujan Lebat, Warga Pasaman Dilaporkan Tersapu Banjir Bandang KONI Pessel Pastikan Mundur Jika Porprov Tetap Digelar 2–14 Oktober 2026 Sempat Tersingkir, Tim Fahmil Qur’an Sumbar Akhirnya Lolos ke Semifinal MTQ Nasional Ada Aset Pemprov Sumbar Diduga Dimanfaatkan Swasta Tanpa Bagi Hasil Bupati Pasaman Barat Lantik 15 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya Ramai Video PETI di Media Sosial, LBH Padang : Bukti Penegak Hukum di Sumbar Tak Berkuku

News

Pemerintah Kucurkan BTT Rp268 Miliar untuk Penanganan Bencana di Sumatra, Groundbreaking Huntap Dimulai Besok

Redaksi Covesiabadge-check

Pemerintah Kucurkan BTT Rp268 Miliar untuk Penanganan Bencana di Sumatra, Groundbreaking Huntap Dimulai Besok Perbesar

Covesia.co.id – Pemerintah memastikan percepatan penanganan bencana di Sumatra melalui dukungan anggaran masif, pemulihan layanan administrasi, hingga pembangunan ribuan unit hunian tetap (huntap). Hal tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam keterangan pers di Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Alam, Halim Perdanakusuma, Jumat (19/12/2025).

Mendagri mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan tambahan Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp268 miliar untuk 52 kabupaten/kota dan tiga provinsi terdampak.

“Kami cek anggaran tersebut sudah diterima semua oleh tiga provinsi,” ujar Tito. Selain dana pusat, solidaritas lintas daerah juga terkumpul sebesar Rp48 miliar, yang berasal dari bantuan pemerintah daerah lain serta Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).

Guna menjamin hak administrasi warga, Kemendagri telah menerjunkan sembilan tim Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) ke Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sejak 10 Desember lalu.

Tito menegaskan bahwa pengurusan dokumen yang rusak atau hilang akibat bencana, seperti KTP dan Akta Kelahiran, dilakukan secara jemput bola dan tanpa dipungut biaya. “Langkah ini agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan publik dan bantuan sosial tanpa kendala administrasi,” tambahnya.

Terkait pemulihan jangka menengah, pemerintah bekerja sama dengan sektor non-APBN (yayasan) untuk membangun 2.600 unit hunian tetap (huntap) dengan rincian, Aceh 1.000 unit, Sumatra Utara 1.000 unit, dan Sumatra Barat 600 unit.

Mendagri menjadwalkan pelaksanaan groundbreaking atau peletakan batu pertama akan dimulai Sabtu (20/12) besok di wilayah Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.

Mengenai infrastruktur pemerintahan, Kemendagri tengah mendata kantor desa yang mengalami kerusakan. Tito menyatakan bahwa pemerintah pusat akan mengambil alih perbaikan jika pemerintah daerah memiliki keterbatasan anggaran.

“Khusus yang rusak ringan akan dilihat kemampuan daerahnya. Untuk yang rusak berat, kami akan koordinasikan dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Hujan Lebat, Warga Pasaman Dilaporkan Tersapu Banjir Bandang

18 September 2026 - 20:45 WIB

Sempat Tersingkir, Tim Fahmil Qur’an Sumbar Akhirnya Lolos ke Semifinal MTQ Nasional

18 September 2026 - 17:02 WIB

Ada Aset Pemprov Sumbar Diduga Dimanfaatkan Swasta Tanpa Bagi Hasil

18 September 2026 - 16:01 WIB

Bupati Pasaman Barat Lantik 15 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya

18 September 2026 - 14:21 WIB

Ramai Video PETI di Media Sosial, LBH Padang : Bukti Penegak Hukum di Sumbar Tak Berkuku

18 September 2026 - 13:49 WIB

Trending Topik News