Covesia.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sumatera Barat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang pada 27 hingga 28 Juli 2026.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, sebagian besar wilayah Sumatera Barat masih didominasi kondisi berawan. Namun, hujan ringan hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah daerah.
Kondisi tersebut dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang masih mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatera Barat.
Sejumlah daerah yang diperkirakan berpotensi diguyur hujan antara lain Kota Padang, Padang Pariaman, Agam, Tanah Datar, Pasaman, Pasaman Barat, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, Lima Puluh Kota, Pesisir Selatan, serta Kepulauan Mentawai.
Wilayah-wilayah tersebut berpeluang mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di beberapa lokasi.
BMKG mengingatkan bahwa cuaca tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan air, tanah longsor, hingga pohon tumbang, terutama di daerah perbukitan, lereng, dan kawasan yang selama ini rawan bencana.
“Berdasarkan prakiraan BMKG, masyarakat di Sumatera Barat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat terjadi pada 27 hingga 28 Juli 2026. Warga di daerah rawan longsor dan banjir diharapkan meningkatkan kewaspadaan serta terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG,” demikian imbauan BMKG dalam prakiraan cuaca terbaru.
Sementara itu, suhu udara di Sumatera Barat diperkirakan berkisar antara 17 hingga 31 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 65–99 persen. Angin umumnya bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan sekitar 4–30 kilometer per jam.
BMKG juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, pengendara, serta warga yang beraktivitas di luar ruangan, agar selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca.
Masyarakat diminta segera menghindari lokasi rawan longsor, bantaran sungai, maupun pohon besar ketika hujan lebat disertai angin kencang mulai terjadi.
Informasi prakiraan cuaca ini sejalan dengan peringatan dini yang diberitakan sejumlah media di Sumatera Barat, yang menyebutkan bahwa potensi hujan lebat masih akan melanda sejumlah wilayah hingga 28 Juli 2026 sehingga kewaspadaan masyarakat perlu terus ditingkatkan. (*)










