Menu

Mode Gelap
Erupsi Sinabung Tak Berdampak Langsung ke Gunung Api di Sumbar Kader Kesehatan Padang Dilatih Percepat Temuan Kasus TBC Diduga Curi Burung Seharga Rp5 Juta, Remaja di Padang Ini Diciduk Tim Klewang Polres Pariaman Tangkap Perampok Sopir Truk Inti Sawit, Korban Disekap dan Diikat 3 Mahasiswa dan 2 Pelajar Diduga Cabuli Perempuan 15 Tahun di Padang Pariaman Dua Kecelakaan Maut Dalam Sehari di Pasaman Barat, Dua Warga Tewas

News

Lansia Asal Agam Meninggal Dunia di Gudang LPG SPBU Wowo Padang

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Lansia Asal Agam Meninggal Dunia di Gudang LPG SPBU Wowo Padang Perbesar

Covesia.co.id — Seorang pria berusia 66 tahun ditemukan meninggal dunia di gudang penyimpanan LPG SPBU Wowo, Jalan Veteran, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (19/8/2026) pagi.

Pria tersebut diketahui bernama Yarmen, warga Ampek Angkek Batu Taba, Kabupaten Agam. Jenazah ditemukan dalam posisi duduk di kursi dengan wajah menempel di meja.

Kapolsek Padang Barat AKP Nurasni mengatakan, korban pertama kali diketahui sudah tidak bernyawa oleh seorang operator SPBU sekitar pukul 03.45 WIB.

“Petugas mendapat informasi adanya seorang laki-laki yang meninggal dunia di gudang penyimpanan LPG SPBU Wowo. Setelah menerima laporan, personel langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan,” kata Nurasni kepada Covesia.co.id, Rabu (19/8/2026) siang.

Menurut keterangan saksi, saat masuk ke ruangan penyimpanan LPG sekitar pukul 03.45 WIB, operator SPBU bernama Rama melihat korban sudah dalam kondisi tidak bergerak.

Saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada pengawas SPBU. Namun, informasi mengenai penemuan korban baru diteruskan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 07.30 WIB setelah masyarakat melaporkan kejadian tersebut.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel Polsek Padang Barat langsung menuju lokasi untuk memastikan kejadian tersebut,” ujar Nurasni.

Setibanya di lokasi, polisi menemukan korban dalam posisi duduk di kursi. Wajah korban dalam keadaan menempel pada meja yang berada di depannya.

Polisi kemudian melakukan pengamanan lokasi dan berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Padang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta identifikasi terhadap korban.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan sejumlah obat-obatan di atas meja dekat jenazah. Obat tersebut diduga milik korban.

Sejumlah saksi juga menyebut korban sebelumnya memang memiliki riwayat sakit.

Salah seorang operator SPBU, Rama, mengatakan dirinya beberapa kali melihat korban mengalami sesak napas. Namun, saksi mengaku tidak mengetahui secara pasti penyakit yang diderita korban.

Sementara itu, Nelvida yang merupakan adik ipar korban menerangkan bahwa Yarmen selama ini menderita penyakit jantung dan ginjal.

Setelah proses olah TKP dan identifikasi selesai, keluarga korban menyatakan menolak jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk menjalani pemeriksaan visum luar maupun visum dalam.

Atas permintaan keluarga, jenazah kemudian diserahkan untuk dibawa ke kampung halaman.

“Setelah proses identifikasi selesai dan keluarga menyatakan menolak dilakukan visum, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke kampung halaman,” kata Nurasni. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Erupsi Sinabung Tak Berdampak Langsung ke Gunung Api di Sumbar

1 September 2026 - 16:50 WIB

Kader Kesehatan Padang Dilatih Percepat Temuan Kasus TBC

1 September 2026 - 16:38 WIB

Diduga Curi Burung Seharga Rp5 Juta, Remaja di Padang Ini Diciduk Tim Klewang

1 September 2026 - 13:34 WIB

Polres Pariaman Tangkap Perampok Sopir Truk Inti Sawit, Korban Disekap dan Diikat

1 September 2026 - 11:42 WIB

3 Mahasiswa dan 2 Pelajar Diduga Cabuli Perempuan 15 Tahun di Padang Pariaman

31 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Trending Topik News