Covesia.co.id – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video amatir yang merekam kemunculan dua individu harimau sumatra di Koto Tabang, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Selasa pagi. Video tersebut direkam oleh Mizwar (52), seorang warga setempat yang tak sengaja berpapasan langsung dengan sang raja hutan saat hendak pergi ke kebun sekitar pukul 07.30 WIB.
Menariknya, lokasi kemunculan dua harimau ini ternyata sangat dekat dengan lokasi konflik satwa sebelumnya. Tokoh masyarakat setempat, Firman Hidayat, mengungkapkan bahwa titik kemunculan kali ini hanya berjarak kurang dari satu kilometer dari lokasi anak harimau bernama ‘Sabai’ yang terkena jerat babi pada awal November 2025 lalu.

Kondisi ini memicu respons cepat dari BKSDA Sumatra Barat. Petugas Resor Konservasi Wilayah II Maninjau bersama Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) langsung dikerahkan ke lokasi untuk menyisir jejak fisik seperti cakaran dan sisa kotoran.
Kepala Resor Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra, menyatakan bahwa patroli intensif kini diberlakukan selama 24 jam.
“Kita lakukan patroli siang dan malam, termasuk di sekitar pemukiman warga. Jika diperlukan, opsi evakuasi terhadap kedua harimau tersebut siap kami lakukan demi keselamatan warga dan satwa itu sendiri,” pungkas Ade.
Sebelumnya, warga Batu Gadang secara tidak sengaja bertemu dengan dua harimau saat hendak ke kebun pada Selasa, sekitar pukul 07.30 WIB.
Warga sempat mengabadikan peristiwa ketemu harimau menggunakan telepon genggam miliknya.
Video tersebut viral beredar di sejumlah media sosial milik warga setempat. (*)


















