Menu

Mode Gelap
Maulid Nabi di Lubuk Pandan: Di Balik Lamang dan Tabuik Ada Warisan Syekh Burhanuddin Polresta Padang Luncurkan Tim Patroli Perintis Presisi dan Samapta Kasus Yogi “Starlink” Sikakap, Bupati Mentawai : Dia Bantu Program Pemerintah Akibat Karhutla, Program MBG di Dharmasraya Terganggu di Tingkat TK dan PAUD Polres Dharmasraya Grebek 4 Pelaku Pesta Sabu, Salah Satunya Perempuan Lomba Mural Wisata di Padang Selatan, 18 Karya Masuk Final

Ekonomi dan Bisnis

KAI Sumbar Pastikan Layanan Tetap Aman dan Tertib Saat Puncak Perayaan Tabuik Pariaman

Fitratul Husnabadge-check

Foto: Istimewa Perbesar

Foto: Istimewa

Covesia.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat memastikan layanan penumpang Kereta Api rute Padang-Pariaman pada puncak perayaan Tabuik, 28 Juni 2026, akan berjalan lancar.

Wisatawan domestik dari kabupaten dan kota tetangga yang ingin menikmati Tradisi Budaya tahunan di kota sala lauak ini tidak perlu khawatir. Otoritas terkait telah mempersiapkan berbagai langkah antisipasi demi menjamin kelancaran serta kenyamanan seluruh penumpang.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, Reza Shahab, mengungkapkan bahwa kereta api sejauh ini menjadi pilihan favorit masyarakat. Selain menawarkan perjalanan yang cepat, aman, dan nyaman, moda transportasi ini juga menyuguhkan pemandangan yang indah sepanjang jalur.

“Selama perjalanan wisatawan dapat menikmati hamparan sawah hijau, pemandangan perkampungan tradisional Minangkabau, serta jembatan penghubung antara dataran dan lautan. Penumpang juga disuguhkan pemandangan sungai dan pesisir pantai, terutama Pantai Gandoriah, bebas kemacetan, serta tarif yang terjangkau hanya Rp5.000,” ujar Reza kepada Covesia, Jumat (19/06/2026).

Meski operasional dipastikan siap, pihak KAI tetap mengantisipasi potensi membludaknya jumlah wisatawan sejak H-7 acara Tabuik. Kewaspadaan ini merujuk pada pola perjalanan tahun lalu, di mana kapasitas kursi yang disediakan KAI Pariaman Ekspres sempat berada di bawah total jumlah peminat, dari kuota yang seharusnya mencapai 6.481 kursi.

Untuk mengatasi hal tersebut, KAI terus memantau pergerakan penjualan tiket yang sudah dibuka sejak sepekan sebelum acara melalui aplikasi resmi.

”KAI terus memantau perkembangan penjualan tiket sejak dibuka pada H-7 melalui aplikasi Access by KAI, agar sesuai dengan jumlah kursi dan jumlah wisatawan. KA Pariaman Ekspres tetap beroperasi normal dengan 10 perjalanan setiap hari. Prinsip utama kami adalah memastikan seluruh layanan tetap berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman bagi pelanggan,” jelas Reza.

Disamping itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut andil dalam menjaga dan mendukung terciptanya budaya keselamatan di lingkungan perkeretaapian.

Melalui sinergi yang kuat antara pihak operator, pemerintah daerah, aparat terkait, hingga masyarakat umum, diharapkan tingkat keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan dapat terus ditingkatkan. Langkah ini dinilai krusial demi mewujudkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan di Sumatera Barat.

(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Harga TBS Sawit Sumbar Masih Tinggi, Dharmasraya Tembus Rp4.050 dan Pasaman Barat Rp3.942

29 Agustus 2026 - 08:51 WIB

BP3MI Sumbar Ikuti Kick Off SMK Go Global, Targetkan 500 Ribu Calon PMI hingga 2029

27 Agustus 2026 - 16:22 WIB

SMAN 3 Painan Bawa Nama Pesisir Selatan ke LCC Tingkat Nasional di Gedung DPR RI

27 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Dari Catering, Jatuh, Lalu Bangkit, Kini Rumah Makan Goreng Baluik Payakumbuh Terus Melangkah Maju

23 Agustus 2026 - 18:51 WIB

OJK Sumbar Dorong Budaya Menabung di Hari Indonesia Menabung 2026

22 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Trending Topik Ekonomi dan Bisnis