Covesia.co.id – Kebakaran sebuah papan nama di depan gedung SMP pesantren Ar Risalah, Balai Gadang kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, sempat membuat buncah para santri. Kejadian tersebut berlangsung pada Jumat (24/7/2026) malam.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Budi Payan membenarkan adanya laporan kebakaran di lingkungan pondok pesantren Ar Risalah. Laporan tersebut masuk pukul 20.16 WIB.
“Ya, ada kebakaran di lingkungan pondok pesantren Ar Risalah tadi malam, ” Kata Budi Payan kepada Covesia.co.id, Sabtu (25/7/2026).
Disampaikan Budi, objek yang terbakar adalah papan nama Gedung SMP Ar Risalah yang berbahan akrilik.
Saat petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi pukul 20.25 WIB, api sudah padam. Hanya kepulan asap dari sisa kebakaran dari papan nama tersebut.
“Yang terbakar hanya papan nama gedung yang berbahan akrilik. Saat petugas datang, api sudah dipadamkan oleh penghuni pesantren, ” Kata Budi lagi.
Namun, petugas pemadam kebakaran tetap melakukan pendinginan lebih lanjut karena masih ada kepulan asap yang berpotensi memercikkan api kembali.
“Dilokasi, petugas kami tetap melakukan pendinginan agar api tak muncul lagi, ” katanya lagi.
Informasi awal, dikatakan Budi bahwa saksi melihat kobaran api sudah membesar dari bagian akrilik papan nama Gedung SMP Yayasan Waqaf Ar Risalah. Saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
Setelah memastikan tak ada lagi potensi kebakaran lanjutan, petugas kembali ke markas. Dimana objek yang terbakar memiliki potensi menyebar ke bangunan lain.
“Setelah potensi apo tak ada lagi, tim kembali ke markas. Dalam giat kali ini berhasil menyelamatkan bangunan lain di sekitar gedung SMP Ar Risalah, ” kata Budi lagi.
Dalam proses pemadaman, Damkar Kota Padang mengerahkan dua unit armada dengan dukungan 55 personel.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta. (*)










