Covesia.co.id – Musibah kebakaran yang merenggut korban jiwa terjadi di Korong Kelok Licin, Nagari Sungai Buluah Utara, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (24/7/2026) dini hari.
Dua orang penghuni rumah ditemukan meninggal dunia saat petugas pemadam kebakaran Padang Pariaman melakukan upaya pemadaman api.
Diduga kedua korban tersebut terjebak kobaran api dan tidak memiliki kesempatan untuk menyelamatkan diri.
Kedua korban bernama Nurlela (70), ibu rumah tangga dan Doni (50), pemilik rumah.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Pariaman, Rifki Monrizal, membenarkan peristiwa tragis ini.
“Ya, benar peristiwa kebakaran di Batang Anai dini hari tadi ada dua korban jiwa yaitu penghuni rumah tersebut, ” Kata Rifki Monrizal kepada Covesia.co.id ketika di konfirmasi Jumat pagi.
Ia menjelaskan pengaduan adanya kebakaran diterima pukul 02.01 WIB dan tim berangkat ke lokasi pukul 02.04 WIB. Setiba di lokasi pukul 02.12 WIB, tim langsung bekerja memadamkan api.
“Saat tiba di lokasi, api sudah besar. Sebagian besar bangunan sudah terbakar, ” Kata Rifki.
Petugas harus berjibaku dengan kobaran api sekitar satu jam lebih untuk bisa memadamkan api.
“Sekitar pukul 03.35 WIB, api seluruhnya sudah bisa dikendalikan. Saat petugas menyisir bangunan ditemukan dia penghuni rumah sudah tewas terpanggang api, ” kata Rifki lagi.
Tim pun melakukan evakuasi jenazah korban untuk proses lebih lanjut.
Selain satu unit rumah beserta seluruh isinya hangus terbakar. Satu unit mobil dan dua unit sepeda motor milik korban juga tidak dapat diselamatkan.
“Kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta. Selain bangunan rumah, satu unit mobil dan dua unit sepeda motor juga ikut terbakar,” ujarnya.
Dalam proses penanganan kebakaran, Satpol PP dan Damkar Padang Pariaman mengerahkan dua unit armada, yakni Unit 05 dan Unit 07, yang dibantu satu unit armada dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pariaman.
Personel yang diterjunkan berasal dari Regu B Posko Lubuk Alung, Regu B Posko Limpato, serta personel bantuan dari Kota Pariaman.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Petugas masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber api yang menghanguskan rumah tersebut. (*)










