Menu

Mode Gelap
Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara Ditebus Rp 100 Juta, Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dievakuasi Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan Di Tengah Curah Hujan Tinggi, Ada 8 Titik Api Muncul di Sumbar Hari Ini PN Pekanbaru Bacakan Vonis Gubernur Riau Nonaktif Pemko Padang Matangkan Persiapan Menuju Kota Gastronomi Dunia

Lingkungan

KAN Lubuk Kilangan Memanas, Ketua Dituntut Mundur Oleh Gerakan 6 Suku

badge-check

KAN Lubuk Kilangan Memanas, Ketua Dituntut Mundur Oleh Gerakan 6 Suku Perbesar

Covesia.co.id – Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan, Armansyah dituntut mundur oleh Gerakan 6 Suku Peduli Lubuk Kilangan. Tuntutan ini disampaikan dalam sebuah aksi demo di halaman Kantor KAN Lubuk Kilangan pada Kamis (25/6/2026) sembari membentangkan spanduk bertuliskan tuntutan.

Para peserta demo sempat menyegel kantor KAN selama beberapa jam. Namun segel dibuka setelah ada mediasi antara pendemo dengan pengurus KAN yang difasilitasi oleh Polsek Lubuk Kilangan.

Dalam pernyataan resmi Gerakan 6 Suku yang diterima Covesia.co.id, ada 3 alasan yang menjadi dasar meminta agar Armansyah mundur sebagai ketua KAN Lubuk Kilangan.

Dimana alasan pertama berupa ketidakpuasan pendemo atas rangkap jabatan ketua KAN Lubuk Kilangan yang sebagai Penasehati Direksi PT Semen Padang. Rangkap jabatan ini dinilai dapat memicu konflik kepentingan.

Alasan kedua tertulis jabatan Ketua KAN Lubuk Kilangan juga mendapatkan posisi sebagai ketua Monitoring dan Evaluasi forum Nagari Lubuk Kilangan. Jabatan ini berpotensi menguasai bisnis penting PT Semen Padang. Namun, transparansi akan bisnis tersebur tidak berjalan sebagaimana mestinya dan sulit diawasi oleh anak Nagari.

Sedangkan alasan ketiga, para pendemo merasa anak Nagari dikhianati oleh Armansyah. Yang dinilai jabatan Ketua digunakan untuk kepentingan pribadi dan tidak ada musyawarah mufakat dalam melakukan maupun mengambil setiap keputusan.

“Tiga alasan tulah yang menjadi dasar kami melakukan aksi dan menyegel kantor KAN Lubuk Kilangan beberapa jam kemarin, ” Sebut koordinator aksi 6 Suku peduli Lubuk Kilangan, Edhi Rosa kepada Covesia.co.id, Jumat (26/6/2026) pagi.

Ia juga menyebutkan aksi ini merupakan esensi besar anak kamanakan Nagari yang ingin menertibkan dan mendorong para ninik mamak untuk mengakomodir tuntutan nagari. Termasuk mensejahterakan nagari   dengan potensi kekayaan Sumber Daya Alam (SDA).

Sempat terjadi kericuhan dalam aksi ini kemarin, namun berhasil diredam oleh pihak kepolisian. Sampai akhirnya perwakilan 6 Suku dan pengurus KAN didudukkan bersama untuk mediasi.

Setelah mediasi, kantor segel Kantor KAN Luki dibuka dan disepakati ada pertemuan lanjutan pada hari Senin 29 Juni 2026. Dalam pertemuan lanjutan tersebut KAN Lubuk Kilangan harus menghadirkan Armansyah.

“Setelah dimediasikan polisi, kami buka segel kantor KAN Lubuk Kilangan, dengan syarat pertemuan hari Senin Besok harus menghadirkan Armansyah. Jika beliau tidak hadir, kami akan melakukan penutupan Kantor KAN secara penuh, ” Ucap Edhi Rosa lagi. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Panas Ekstrem di Jepang, Ratusan Orang Dilarikan Ke Rumah Sakit

23 Juli 2026 - 16:28 WIB

Melihat Tabung Merah Putih Yang Disiapkan Pemerintah Gantikan Gas Melon 3 Kg

22 Juli 2026 - 10:12 WIB

Banjir di Agam Surut, 450 Warga Dipastikan Selamat

19 Juli 2026 - 09:45 WIB

BP3MI Sumbar: Kasus Ayu Jadi Alarm Waspadai Modus TPPO Berkedok Lowongan Kerja

18 Juli 2026 - 08:42 WIB

Pesawat AS Tembaki Kapal Tanker yang Coba Terobos Blokade

16 Juli 2026 - 11:06 WIB

Trending Topik Lingkungan