Covesia.co.id – Para atlet dari kontingen Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pesisir Selatan dipastikan berangkat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026 dengan dana swadaya Mandiri. Hal ini dikarenakan anggaran untuk kompetisi Porprov belum cair.
Hal ini disampaikan Ketua KONI Pesisir Selatan, Adli kepada Covesia.co.id, Selasa (29/9/2026).
“”Karena dana APBD belum cair, seluruh cabor sudah sepakat untuk tetap berangkat dulu dengan dana swadaya masing-masing cabor,” kata Adli dengan Covesia pada Selasa, (29/9/2026).
Keputusan ini diambil agar atlet Pesisir Selatan tetap bisa mengikuti pertandingan dan tidak terkendala persoalan pencairan anggaran.
Nantinya, setelah APBD sudah cair dan anggaran dapat digunakan sesuai ketentuan, KONI akan menyalurkan dana tersebut ke rekening masing-masing cabor.
Adli juga menegaskan bahwa anggaran yang disiapkan KONI merupakan hibah dalam bentuk uang. Tidak ada pengadaan barang seperti seragam, pakaian defile, atribut maupun perlengkapan lainnya.
“Yang dibayarkan itu untuk transportasi, uang saku, konsumsi dan penginapan kalau memang tidak disediakan oleh tuan rumah,” ujarnya.
Saat ini anggaran masih dalam proses evaluasi di tingkat provinsi. Berdasarkan perkiraan, dana tersebut baru bisa dicairkan paling cepat pada 5 atau 6 Oktober 2026.
Adli menyebut, kondisi tersebut sudah dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan KONI, pengurus cabang olahraga (cabor), Inspektorat, BPKAD dan Bagian Hukum Kantor Bupati Pesisir Selatan.
Untuk mengantisipasi persoalan dalam penggunaan anggaran, KONI Pesisir Selatan juga telah memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) administrasi keuangan kepada bendahara cabor.
Selain itu, pengurus cabor juga diminta menandatangani pakta integritas atau surat pertanggungjawaban mutlak terkait penggunaan dana yang nantinya diterima.
Adli berharap persoalan pencairan anggaran tersebut tidak mengganggu persiapan dan konsentrasi atlet. Ia meminta agar perhatian tetap diarahkan kepada perjuangan atlet Pesisir Selatan di arena pertandingan.
“Kita berharap fokusnya tetap bagaimana atlet bisa bertanding dengan baik dan meraih prestasi terbaik untuk Pesisir Selatan,” katanya. (*)











