Menu ✖

Mode Gelap
Lapangan Golf Fauzi Bahar di Aia Dingin Ternyata Sempat Direncanakan di Padang Sarai Indeks Udara Padang Tembus Kategori Tidak Sehat, BMKG Ungkap Asal Kabut Asapnya Kisah di Balik Kibaran Merah Putih yang Nyaris Menyatukan Indonesia-Malaysia Membuka Akses di Ujung Negeri: Kisah Yogi dan Dilema Hukum di Mentawai BNNP Sumbar Amankan 55 Orang dalam Razia Narkoba di Padang Besok Pacu Kuda Bupati Cup Tanah Datar Dibuka, 65 Kuda Ambil Bagian

Sport

Kisah Kontingen Pessel: Bertahan di Porprov XVI Sumbar di Tengah Krisis Dana

Fitratul Husnabadge-check

Kisah Kontingen Pessel: Bertahan di Porprov XVI Sumbar di Tengah Krisis Dana Perbesar

Covesia.co.id – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 seharusnya menjadi panggung pembuktian peluh dan kerja keras para atlet. Namun bagi kontingen Pesisir Selatan (Pessel), kejuaraan tahun ini justru diawali dengan ujian keprihatinan yang menekan mental: bertanding di gelanggang dengan perut dan dompet seadanya.

Di balik riuk tepuk tangan pembukaan Porprov, ada ironi besar yang tersembunyi. Para atlet Pessel dipaksa turun berjuang tanpa kepastian anggaran akibat dana Hibah Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang tak kunjung cair hingga laga dimulai.

Ketua Kontingen Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pessel, Adli, tak menampik pahitnya realita tersebut. Dalam rapat koordinasi kedua sebelum ajang dimulai, pilihan yang tersisa hanyalah keputusasaan atau nekat.

“Jujur, awalnya kami tidak ada niat untuk bergabung dalam Porprov 2026 ini,” ungkap Adli saat diwawancarai Covesia.co.id, Rabu (14/10/2026).

Namun, rasa malu dan beban moral sebagai tuan rumah untuk dua cabang olahraga (cabor) Sepak Takraw dan Catur, menjadi harga mati yang harus ditanggung. Keputusan pahit pun diambil: mereka tetap berangkat meski tak mengantongi uang sepeser pun.

Keputusan nekat itu berbuntut panjang pada kesejahteraan para atlet di lapangan. Demi bisa memeras keringat di arena pertandingan, para atlet harus memutar otak dan menahan selera. Pengeluaran untuk urusan paling mendasar seperti makan dan minum dipangkas habis-habisan.

Bahkan untuk sekadar menyambung isi perut di hari-hari awal gelaran, kontingen Pessel harus bergantung pada iba dan uluran tangan “bapak angkat” yang memberi bantuan dana darurat.

“Kesulitan tentu ada, terutama soal bagaimana memenuhi kebutuhan tim selama kegiatan, khususnya konsumsi. Kondisi ini sebenarnya juga dialami beberapa kontingen lain karena dana memang belum cair. Syukurnya, kami dibantu bapak angkat walau jumlahnya tak banyak,” tutur Adli menceritakan getirnya perjuangan tim.

Fenomena ini menjadi cermin buram tata kelola keolahragaan daerah. Atlet yang dituntut menyumbang medali dan mengharumkan nama daerah justru dibiarkan bertarung dalam kondisi serba terbatas akibat cengkeraman birokrasi yang lambat.

Dana Cair di Tengah Laga

Angin segar baru berembus setelah gelaran berjalan beberapa hari. Pada 7–8 Oktober, dana NPHD sebesar Rp2,13 miliar akhirnya resmi cair.

Anggaran tersebut langsung didistribusikan untuk menutup biaya penginapan, bahan bakar, uang saku, hingga konsumsi yang sempat terutang.

Adli menjelaskan bahwa pencairan dana tersebut langsung dibagi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Harga Satuan (SHS) Peraturan Bupati yang berlaku, dengan mempertimbangkan indeks jumlah hari pertandingan tiap cabor.

Meski anggaran miliaran rupiah itu akhirnya mengalir ke rekening kontingen.

Kemenangan di meja pertandingan mungkin bisa diraih, namun cerita atlet yang harus menghemat makan demi membela nama daerah akan selalu menjadi catatan kelam penyelenggaraan Porprov 2026. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Balada Porprov Sumbar 2026: Terburu-buru, Atlet Nombok, Tapi Diklaim Lancar

14 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Gol Menit 90+4 Jadi Petaka, Semen Padang Kalah Dramatis dari Persikad Depok

12 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Teco Resmi Nahkodai Semen Padang, Bawa Target Kembali ke Super League

8 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Dalam Sehari Sijunjung Tambah 20 Medali di Porprov Sumbar, Total Jadi 38

6 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Kalah dari PSPS Pekanbaru, Semen Padang FC Pecat Nil Maizar

5 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Trending Topik Sport