Menu ✖

Mode Gelap
Beredar Kabar Perampok Bersenpi Beraksi di Agam, 1 Pelaku Dilumpuhkan Warga Kejari Periksa Eks Wako Pariaman Terkait Kasus Korupsi Septic Tank HUT ke-62 Golkar, Pasar Murah Digelar di Empat Kecamatan di Sawahlunto Bandar dan Kurir Sabu Digerebek Tim Gabungan di Kinali Wagub Vasko Buka Suara Soal Lahan Bekas Terbakar Tiba-Tiba Jadi Kebun Sawit Polres Payakumbuh Tangkap Pria di Sicincin, Sita 17,59 Gram Sabu

News

Harga TBS Sawit Dharmasraya Tembus Rp4.042 per Kilogram

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Harga TBS Sawit Dharmasraya Tembus Rp4.042 per Kilogram Perbesar

Covesia.co.id — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, masih berada di level tinggi pada Senin (21/9/2026).

Berdasarkan pembaruan harga harian Dinas Pertanian Dharmasraya per Minggu (20/9/2026), harga tertinggi mencapai Rp4.042 per kilogram.

Harga tertinggi tersebut tercatat di PT AWB untuk TBS mitra dan mengacu pada penetapan harga Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Barat periode 17–24 September 2026. Sementara harga terendah berada di PT Incasi Pangian, yakni Rp3.370 per kilogram.

Dengan demikian, terdapat selisih harga sebesar Rp672 per kilogram antara harga tertinggi dan terendah. Sementara harga rata-rata TBS di Dharmasraya berada di angka Rp3.541 per kilogram.

Untuk kategori TBS mitra, setelah PT AWB dengan harga Rp4.042 per kilogram, harga berikutnya tercatat di PT DL sebesar Rp3.656, PT HKI Rp3.626, PT DSL Rp3.610, PT SMP Rp3.440, PT SAK Timpeh Rp3.435, dan PT Incasi Pangian Rp3.370 per kilogram.

Sedangkan PT TKA belum menetapkan atau melaporkan harga TBS pada periode tersebut. Dari delapan pabrik kelapa sawit (PKS) yang terdata di Dharmasraya, seluruhnya telah melaporkan data harga, meski dua PKS disebut tidak menerima buah dari masyarakat.

Untuk TBS nonmitra, harga tertinggi tercatat di PT HKI dan PT DL, masing-masing Rp3.530 per kilogram. Berikutnya PT SAK Timpeh Rp3.435, PT DSL dan PT SMP masing-masing Rp3.440, serta PT Incasi Pangian Rp3.370 per kilogram.

Sementara itu, harga brondolan tertinggi tercatat di PT DSL sebesar Rp3.950 per kilogram.

Kenaikan harga TBS tersebut merupakan bagian dari tren peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Pada 13 September 2026, misalnya, harga tertinggi di PT AWB masih berada di level Rp4.027 per kilogram dengan rata-rata Dharmasraya Rp3.498 per kilogram.

Sebelumnya, Pemkab Dharmasraya juga telah meminta perusahaan kelapa sawit tidak menurunkan harga TBS secara sepihak.

Dengan harga acuan tertinggi yang kini mencapai Rp4.042 per kilogram, pergerakan harga TBS di tingkat PKS Dharmasraya masih menjadi perhatian petani, terutama karena terdapat perbedaan harga cukup lebar antar-PKS. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Beredar Kabar Perampok Bersenpi Beraksi di Agam, 1 Pelaku Dilumpuhkan Warga

20 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Kejari Periksa Eks Wako Pariaman Terkait Kasus Korupsi Septic Tank

20 Oktober 2026 - 14:02 WIB

HUT ke-62 Golkar, Pasar Murah Digelar di Empat Kecamatan di Sawahlunto

20 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Bandar dan Kurir Sabu Digerebek Tim Gabungan di Kinali

20 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Wagub Vasko Buka Suara Soal Lahan Bekas Terbakar Tiba-Tiba Jadi Kebun Sawit

20 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Trending Topik News