Covesia.co.id – Dugaan pembullyan di lingkungan pendidikan Kota Padang kembali terjadi. Kali ini seorang siswi SD Negeri 33 Rawang, Kecamatan Padang Selatan NH (10) meninggal dunia pada Kamis (23/7/2026).
Informasi ini disampaikan oleh orang tua korban, Wahid Al Amin kepada covesia.co.id Sabtu (25/7/2026).
“Ya, anak saya meninggal dunia karena dugaan pembullyan oleh teman sekolahnya yang juga masih SD di dalam kelas, ” Ucap Wahid kepada Covesia.co.id
Disampaikannya, informasi adanya dugaan pembullyan ini dari kembaran Naylah yang juga satu kelas dengannya.
“Kembaran anak saya ini saksinya. Kalau anak saya Naylah jadi korban pembullya oleh dua orang siswa SD di dalam kelasnya, ” kata Wahid lagi.
Wahid menjelaskan dugaan pembullyan tersebut terjadi pada Senin (20/7/2026) pagi didalam kelas. Setelah kejadian tersebut korban mengalami sakit di area pinggang. Sampai korban meninggal dunia, korban tidak masuk sekolah pasca kejadian.
“Hari senin kemarin anak saya ini pulang sekitar pukul 12.00 WIB. Kondisinya sudah pucat dan lemah. Saat ditanya, ada apa? Anak saya ketakutan, ” katanya.
Awalnya Wahid tidak begitu menyadari perubahan prilaku dan kesehatan anaknya ini di hari senin tersebut, karena korban banyak diam.
Namun baru tersadar pada Selasa pagi, anaknya sudah mengeluh sakit di area pinggang. Kondisi ini terus memburuk sampai korban meninggal dunia pada Kamis sore sekitar pukul 17.30 WIB.
Hingga berita ini diturunkan, covesia.co.id terus melengkapi konfirmasi kepada pihak terkait untuk melengkapi kronologis kejadian dugaan pembullyan ini. (*)










