Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Ekonomi Sumbar Tumbuh 4,69 Persen, Angka Pengangguran Turun Petani Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit Pasaman Barat Sukses di Koto Lalang, Parkir Digital Antrean BBM Sasar SPBU Mata Air dan Pengambiran 9 Pedagang Korban Kebakaran Los Batiah Payakumbuh Dipastikan Kembali ke Lapak Semula Vasko Dorong Pengembangan Nagari Creative Hub, 13 Nagari Jadi Percontohan di Sumbar Diduga Jadi Mucikari Anak di Bawah Umur, Mahasiswa di Padang Ditangkap di Hotel

News

Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Ajukan Banding

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Ajukan Banding Perbesar

Covesia.co.id– Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid memastikan mengambil upaya banding setelah divonis dua tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Pekanbaru pada Kamis (30/7/2026).

Pengacara Abdul Wahid, Kemal Shahab, mengatakan pihaknya telah menyatakan banding atas putusan majelis hakim ini.

“Kami menghormati putusan majelis hakim, namun kami menyatakan banding,” ujar Kemal usai persidangan.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum KPK juga menyatakan akan mempelajari terlebih dahulu putusan majelis hakim sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.

Perkara yang menjerat Abdul Wahid bermula dari dugaan praktik pemerasan terhadap sejumlah kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau.

Dalam dakwaannya, JPU KPK menyebut praktik tersebut berlangsung dalam pengelolaan proyek infrastruktur di lingkungan dinas tersebut.

Selama persidangan, Abdul Wahid membantah seluruh dakwaan yang diarahkan kepadanya.

Dalam nota pembelaan (pledoi) maupun duplik, tim kuasa hukum menilai jaksa tidak mampu membuktikan secara sah keterlibatan kliennya dan meminta majelis hakim membebaskan Abdul Wahid dari seluruh dakwaan.

Dengan diajukannya banding, perkara yang menjerat Gubernur Riau nonaktif tersebut akan berlanjut ke Pengadilan Tinggi. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Petani Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit Pasaman Barat

5 November 2026 - 14:12 WIB

Sukses di Koto Lalang, Parkir Digital Antrean BBM Sasar SPBU Mata Air dan Pengambiran

5 November 2026 - 12:14 WIB

9 Pedagang Korban Kebakaran Los Batiah Payakumbuh Dipastikan Kembali ke Lapak Semula

5 November 2026 - 10:00 WIB

Vasko Dorong Pengembangan Nagari Creative Hub, 13 Nagari Jadi Percontohan di Sumbar

5 November 2026 - 09:52 WIB

Diduga Jadi Mucikari Anak di Bawah Umur, Mahasiswa di Padang Ditangkap di Hotel

5 November 2026 - 08:34 WIB

Trending Topik News