Covesia.co.id — Dua peristiwa kebakaran melanda permukiman warga di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, dalam satu malam, Kamis (29/10/2026).
Kebakaran terjadi di Kecamatan Mungka dan Kecamatan Luak dengan total empat rumah terdampak. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kedua kejadian tersebut.
Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kabupaten Lima Puluh Kota, Faisal El Abbasy, mengatakan kebakaran pertama terjadi di Jopang Manganti, Kecamatan Mungka, sekitar pukul 19.57 WIB. Petugas menerima laporan dari warga saat api telah membesar di dekat permukiman.
“Informasi kebakaran kami terima sekitar pukul 19.57 WIB. Berdasarkan laporan warga, api sudah membesar di dekat permukiman. Setelah menerima laporan, petugas langsung berangkat dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.02 WIB,” kata Faisal, Jumat (30/10/2026).
Dalam kejadian pertama tersebut, tiga rumah terdampak kebakaran. Dua rumah mengalami kerusakan berat, sedangkan satu rumah lainnya mengalami kerusakan pada sebagian atap.
Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran dari Kabupaten Lima Puluh Kota serta satu unit bantuan dari Kota Payakumbuh. Sekitar 20 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
“Untuk penanganan di lokasi, kami mengerahkan tiga unit armada dari Kabupaten Lima Puluh Kota dan satu unit bantuan dari Kota Payakumbuh, dengan sekitar 20 personel. Pemadaman selesai sekitar pukul 21.30 WIB,” jelasnya.
Rumah yang terbakar diketahui milik Fatma Meidila (39). Meski menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, peristiwa tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa maupun korban luka. Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui.
Belum berselang lama setelah kejadian pertama, kebakaran kembali terjadi di Jorong Tanjuang Kaliang, Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak.
Faisal mengatakan laporan kebakaran kedua diterima petugas sekitar pukul 21.45 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 21.53 WIB.
“Untuk kejadian kedua, laporan kami terima sekitar pukul 21.45 WIB. Petugas langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 21.53 WIB. Objek yang terbakar merupakan satu unit rumah warga,” ujarnya.
Rumah tersebut diketahui milik Sukmayeti (66), seorang pensiunan. Dalam penanganan kejadian itu, petugas mengerahkan armada dari Posko Lareh dan Posko Induk Pemadam Kebakaran Kabupaten Lima Puluh Kota, dibantu armada dari Kota Payakumbuh. Sekitar 30 personel terlibat dalam proses pemadaman.
“Proses pemadaman dan penanganan selesai sekitar pukul 23.40 WIB. Rumah mengalami kerusakan berat, tetapi tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia,” ungkap Faisal.
Faisal menambahkan, penyebab kedua kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan. Sementara itu, kerugian materi akibat kebakaran di Kecamatan Luak belum dapat ditaksir..
Faisal mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal. Warga juga diminta segera melaporkan kejadian kebakaran agar petugas dapat bergerak cepat dan mencegah api meluas ke bangunan lain. (*)










