Covesia.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengimbau nelayan serta masyarakat yang menggunakan transportasi laut di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) untuk meningkatkan kewaspadaan.
Hal ini dikarenakan dari prakiraan cuaca maritim dari tanggal 28 Juni hingga 1 Juli 2026 , kondisi cuaca di perairan Sumbar diprediksi bervariasi, mulai dari cerah berawan, hujan ringan, hingga hujan yang disertai petir.
BMKG juga memprakirakan tinggi gelombang laut di sejumlah wilayah perairan dapat mencapai 2,5 meter , sehingga berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran, terutama bagi kapal nelayan dan kapal berukuran kecil.
Pada periode 28 Juni 2026 pukul 07.00 WIB hingga 29 Juni 2026 pukul 06.00 WIB , cuaca diperkirakan cerah berawan hingga hujan petir. Hujan ringan berpotensi terjadi di perairan Agam-Pasaman Barat, Pagai Barat, Sipora Barat, Padang-Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora. Sementara hujan disertai petir diperkirakan terjadi di wilayah perairan Barat Siberut. Angin bertiup dari arah utara hingga barat laut dengan kecepatan 1–10 knot .
Selanjutnya, pada periode 29 Juni 2026 pukul 07.00 WIB hingga 30 Juni 2026 pukul 06.00 WIB , cuaca diprediksi berawan hingga hujan ringan. Potensi hujan disertai petir masih terjadi di perairan Barat Siberut, dengan arah angin dari utara hingga barat laut berkecepatan 2–7 knot .
Memasuki periode 30 Juni 2026 pukul 07.00 WIB hingga 1 Juli 2026 pukul 06.00 WIB , BMKG memprakirakan cuaca akan didominasi lapisan awan tebal hingga hujan petir. Wilayah yang berpotensi mengalami hujan disertai petir meliputi perairan Barat Siberut, Pesisir Selatan, dan Timur Siberut.
Selain cuaca, BMKG juga memperkirakan tinggi gelombang laut berada pada kategori rendah hingga tinggi dengan potensi mencapai 2,5 meter . Wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tersebut meliputi perairan Agam-Pasaman Barat, Pagai Barat, Siberut Barat, Sipora Barat, Padang-Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Timur Pagai, Timur Siberut, dan Timur Sipora.
BMKG juga mengeluarkan prakiraan pasang surut laut pada tanggal 28 Juni 2026 , yakni pasang diperkirakan terjadi pada pukul 02.00–08.00 WIB dan 16.00–18.00 WIB , sedangkan pasang surut diprediksi berlangsung pada pukul 12.00–14.00 WIB serta 21.00–00.00 WIB .
Sehubungan dengan kondisi tersebut, BMKG Maritim Teluk Bayur mengimbau para nelayan agar mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum melaut serta melengkapi peralatan keselamatan selama beraktivitas di laut. Masyarakat yang menggunakan transportasi laut juga diminta untuk selalu mengikuti informasi cuaca terbaru dan mematuhi arahan dari nahkoda maupun otoritas pelabuhan demi keselamatan pelayaran.
Oleh karena itu, kami mengimbau nelayan dan seluruh pengguna jasa transportasi laut agar selalu waspada terhadap potensi hujan lebat, petir, angin kencang, dan gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan di laut,” demikian imbauan BMKG Maritim Teluk Bayur dalam prakiraan cuaca maritim yang diterbitkan untuk wilayah perairan Sumatera Barat. (*)










