Covesia.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi serangkaian aktivitas seismik yang terjadi di wilayah Indonesia dalam dua hari terakhir. Teranyar, gempa bumi mengguncang kawasan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026) dini hari pukul 04.23 WIB.
Berdasarkan data resmi BMKG, pusat gempa di DKI Jakarta tersebut terletak pada koordinat 5,81 LS dan 106,56 BT, atau sekitar 6 kilometer tenggara Kepulauan Seribu. Meski getarannya dirasakan oleh warga, BMKG memastikan gempa berkedalaman 376 kilometer ini tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.
Sebelum guncangan di Kepulauan Seribu, serangkaian gempa signifikan juga melanda wilayah Indonesia timur pada Jumat (11/9/2026).
Aktivitas tektonik cukup besar tercatat pada pukul 18.56 WITA (18.56 WIB), di mana gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Maluku Barat Daya. Pusat gempa terdeteksi berada di laut, tepatnya 166 kilometer timur laut Maluku Barat Daya pada koordinat 7,44 LS dan 129,11 BT dengan kedalaman 143 kilometer.
Beberapa jam sebelumnya, pada hari yang sama pukul 01.44 WIB, wilayah Maluku Barat Daya juga sempat diguncang gempa dangkal berkekuatan magnitudo 5,2. BMKG mencatat pusat getaran berasal dari kedalaman 10 kilometer, berlokasi sekitar 46 kilometer tenggara Maluku Barat Daya.
BMKG terus mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu memastikan informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi BMKG. (*)










