Menu ✖

Mode Gelap
Lapangan Golf Fauzi Bahar di Aia Dingin Ternyata Sempat Direncanakan di Padang Sarai Indeks Udara Padang Tembus Kategori Tidak Sehat, BMKG Ungkap Asal Kabut Asapnya Kisah di Balik Kibaran Merah Putih yang Nyaris Menyatukan Indonesia-Malaysia Membuka Akses di Ujung Negeri: Kisah Yogi dan Dilema Hukum di Mentawai BNNP Sumbar Amankan 55 Orang dalam Razia Narkoba di Padang Besok Pacu Kuda Bupati Cup Tanah Datar Dibuka, 65 Kuda Ambil Bagian

Sport

Imbas Anggaran Belum Cair, KONI Pessel Berangkat Porprov Dengan Swadaya Mandiri

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Imbas Anggaran Belum Cair, KONI Pessel Berangkat Porprov Dengan Swadaya Mandiri Perbesar

Covesia.co.id – Para atlet dari kontingen Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pesisir Selatan dipastikan berangkat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026 dengan dana swadaya Mandiri. Hal ini dikarenakan anggaran untuk kompetisi Porprov belum cair.

Hal ini disampaikan Ketua KONI Pesisir Selatan, Adli kepada Covesia.co.id, Selasa (29/9/2026).

“”Karena dana APBD belum cair, seluruh cabor sudah sepakat untuk tetap berangkat dulu dengan dana swadaya masing-masing cabor,” kata Adli dengan Covesia pada Selasa, (29/9/2026).

Keputusan ini diambil agar atlet Pesisir Selatan tetap bisa mengikuti pertandingan dan tidak terkendala persoalan pencairan anggaran.

Nantinya, setelah APBD sudah cair dan anggaran dapat digunakan sesuai ketentuan, KONI akan menyalurkan dana tersebut ke rekening masing-masing cabor.

Adli juga menegaskan bahwa anggaran yang disiapkan KONI merupakan hibah dalam bentuk uang. Tidak ada pengadaan barang seperti seragam, pakaian defile, atribut maupun perlengkapan lainnya.

“Yang dibayarkan itu untuk transportasi, uang saku, konsumsi dan penginapan kalau memang tidak disediakan oleh tuan rumah,” ujarnya.

Saat ini anggaran masih dalam proses evaluasi di tingkat provinsi. Berdasarkan perkiraan, dana tersebut baru bisa dicairkan paling cepat pada 5 atau 6 Oktober 2026.

Adli menyebut, kondisi tersebut sudah dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan KONI, pengurus cabang olahraga (cabor), Inspektorat, BPKAD dan Bagian Hukum Kantor Bupati Pesisir Selatan.

Untuk mengantisipasi persoalan dalam penggunaan anggaran, KONI Pesisir Selatan juga telah memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) administrasi keuangan kepada bendahara cabor.

Selain itu, pengurus cabor juga diminta menandatangani pakta integritas atau surat pertanggungjawaban mutlak terkait penggunaan dana yang nantinya diterima.

Adli berharap persoalan pencairan anggaran tersebut tidak mengganggu persiapan dan konsentrasi atlet. Ia meminta agar perhatian tetap diarahkan kepada perjuangan atlet Pesisir Selatan di arena pertandingan.

“Kita berharap fokusnya tetap bagaimana atlet bisa bertanding dengan baik dan meraih prestasi terbaik untuk Pesisir Selatan,” katanya. (*)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Kisah Kontingen Pessel: Bertahan di Porprov XVI Sumbar di Tengah Krisis Dana

14 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Balada Porprov Sumbar 2026: Terburu-buru, Atlet Nombok, Tapi Diklaim Lancar

14 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Gol Menit 90+4 Jadi Petaka, Semen Padang Kalah Dramatis dari Persikad Depok

12 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Teco Resmi Nahkodai Semen Padang, Bawa Target Kembali ke Super League

8 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Dalam Sehari Sijunjung Tambah 20 Medali di Porprov Sumbar, Total Jadi 38

6 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Trending Topik Sport