Covesia.co.id – Kecelakaan melibatkan mobil pikap dan truk terjadi di kawasan Kelok S Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (12/9/2026) dini hari.
Mobil pikap yang membawa barang dari arah Padang diduga tak kuat melewati tanjakan hingga menghantam atau mendorong truk yang berada di belakangnya dan kemudian masuk ke jurang.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 02.05 WIB, tepatnya setelah pendakian Sitinjau Lauik 1.
Kondisi jalan yang licin dan berkabut turut menjadi faktor yang menyulitkan kendaraan melintas di kawasan tersebut.
Dua orang yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, yakni Aman Saputra (31), pengemudi mobil pikap, dan Eri Tanjung (49), berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC) Padang, Abdul Malik, mengatakan informasi kecelakaan diterima pihaknya sekitar pukul 02.40 WIB dari Randi, sopir ambulans Marola Kembar.
“Setelah menerima laporan, Kantor SAR Padang segera menyiapkan personel untuk menuju lokasi. Sebanyak 10 rescuer diberangkatkan,” kata Abdul Malik.
Tim SAR kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 03.55 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur gabungan yang telah berada di lokasi.
Saat tim SAR tiba, kedua korban telah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dalam kondisi selamat. Korban kemudian dibawa tim medis menuju rumah warga terdekat untuk mendapatkan penanganan.
Meski kedua korban telah ditemukan, petugas tetap melakukan pemeriksaan ke bagian bawah jurang. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada korban lain yang masih berada di sekitar kendaraan maupun lokasi kejadian.
“Tim tidak hanya berfokus pada dua korban yang telah ditemukan, tetapi juga memastikan seluruh area kejadian telah diperiksa sebelum operasi diakhiri,” ujar Abdul Malik.
Pemeriksaan lokasi berlangsung dengan sejumlah peralatan SAR, di antaranya rescue car D-Max box, rescue car double cabin, peralatan ekstrikasi, mountaineering, medis dan komunikasi.
Operasi SAR melibatkan Kantor SAR Padang sebanyak 10 personel, Polsek Lubuk Kilangan lima personel, BPBD Kota Padang lima personel, Rumah Zakat satu personel, Tim Marola Kembar dua personel, PKJR 10 personel serta sekitar 50 orang masyarakat.
Salah satu kendala dalam proses penanganan kecelakaan tersebut adalah minimnya penerangan karena peristiwa terjadi pada dini hari.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan dipastikan tidak ada korban lain yang membutuhkan evakuasi, tim SAR melakukan debriefing sekitar pukul 06.15 WIB. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke kesatuan masing-masing dan operasi SAR diusulkan ditutup.
Kecelakaan tersebut menjadi perhatian mengingat kawasan Sitinjau Lauik merupakan jalur dengan tanjakan dan turunan yang cukup ekstrem. Kondisi jalan licin dan kabut pada dini hari juga dapat mengurangi jarak pandang serta meningkatkan risiko kendaraan kehilangan kendali. (*)










