Menu

Mode Gelap
Pagi Ini Kualitas Udara Padang Kembali Berbahaya, ISPU Tembus 440 Komplotan Curanmor Di Kota Padang Dibekuk, Polisi Ungkap Puluhan TKP Karhutla di Sumatera Mulai Mereda, Hotspot Turun Hingga 43 Persen Pemancing Dilaporkan Jatuh di Tebing Laut Kawasan Bukit Lampu Harga Emas Minggu 13 September 2026 Stabil, Antam Rp2,644 Juta per Gram Indonesia Terkepung Bencana

News

Kasus ISPA Melonjak di Kota Padang Sejak Kualitas Udara Menurun

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Kasus ISPA Melonjak di Kota Padang Sejak Kualitas Udara Menurun Perbesar

Covesia.co.id –  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang mencatat penambahan 600 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selama periode 24 Agustus hingga 2 September 2026.

Peningkatan tersebut terjadi ketika kualitas udara di Kota Padang mengalami penurunan akibat kabut asap.

Kepala Dinkes Kota Padang Srikurnia Yati mengatakan, data tersebut dihimpun dari sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas dan klinik.

Sebelumnya, pada periode 17 hingga 23 Agustus 2026, tercatat sekitar 4.700 kasus ISPA. Jumlah itu kemudian bertambah sekitar 600 kasus pada periode berikutnya.

“Kalau kita lihat dari minggu sebelum adanya penurunan kualitas udara ini, ada kenaikan kasus ISPA yang kita data dari fasyankes, dari klinik maupun dari puskesmas,” kata Srikurnia, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, ISPA merupakan penyakit yang memang dapat ditemukan dalam kondisi normal. Namun, peningkatan kasus bersamaan dengan menurunnya kualitas udara menjadi perhatian pemerintah.

“Kalau terjangkit ISPA pasti dalam kondisi sehari-hari juga memang kasus ISPA kita ada. Tapi kalau kita lihat dari minggu sebelum adanya penurunan kualitas udara ini, ada kenaikan kasus ISPA,” ujarnya.

Mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, Dinkes Padang telah menyampaikan imbauan melalui jaringan puskesmas.

Pemerintah Kota Padang juga menyiapkan surat edaran wali kota terkait kewaspadaan terhadap penurunan kualitas udara.

“Insyaallah hari ini selesai. Ini akan kita sampaikan kepada seluruh OPD, seluruh instansi pemerintah, swasta maupun BUMN, BUMD, kemudian kepada seluruh masyarakat terkait dengan kewaspadaan terhadap penurunan kualitas udara yang ada di Kota Padang,” kata Srikurnia.

Dalam surat edaran tersebut, masyarakat akan diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

Imbauan terutama ditujukan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga yang memiliki penyakit kronis.

Dinkes juga meminta sekolah dan tempat kerja menyesuaikan aktivitas luar ruangan dengan kondisi kualitas udara. Warga yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan dianjurkan menggunakan masker.

Masyarakat juga diminta menjaga kebersihan rumah, menghindari aktivitas merokok, memperbanyak konsumsi air putih, mengonsumsi makanan bergizi, serta memantau informasi kualitas udara secara berkala. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Komplotan Curanmor Di Kota Padang Dibekuk, Polisi Ungkap Puluhan TKP

14 September 2026 - 10:28 WIB

Pemancing Dilaporkan Jatuh di Tebing Laut Kawasan Bukit Lampu

13 September 2026 - 09:55 WIB

Daftar 31 SPBU ‘ Nakal’ di Sumbar yang Disanksi Tegas Pertamina

12 September 2026 - 12:39 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi di Sumatera Barat

12 September 2026 - 11:27 WIB

Tak Kuat Menanjak di Sitinjau Lauik, Pikap Hantam Truk hingga Masuk Jurang

12 September 2026 - 10:04 WIB

Trending Topik News