Menu ✖

Mode Gelap
Pasca Bentrokan Pasar Raya, Pemko Padang : Sudah Sosialisasi dan Buka Lagi Ruang Diskusi  Penertiban Berujung Bentrok di Pasar Raya Padang, Ini Alasan Pedagang Marah Penertiban PKL Pasar Raya Padang Berakhir Ricuh, 7 Anggota Pol PP Terluka  LBH Ungkap Ketidakjelasan Peruntukan Dana Bantuan Bencana Sumbar Rp4 Miliar LBH Padang: Negara Tak Mampu Tangani Bencana Padang Raih 267 Emas, KONI Sumbar Sahkan Hasil Akhir Porprov XVI 2026

News

Kabut Asap Selimuti Sumbar, Aktivitas Penerbangan di BIM Masih Lancar

Safira Ariel Putribadge-check

Kabut Asap Selimuti Sumbar, Aktivitas Penerbangan di BIM Masih Lancar Perbesar

Covesia.co.id – Kabut asap yang menyelimuti Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir, yang diduga berasal dari Karhutla provinsi tetangga, hingga saat ini belum mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Pgs. General Manager Bandara Internasional Minangkabau, Erwin Adiyasha, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan jarak pandang (visibility) secara berkala bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Menurutnya, jarak pandang di kawasan bandara saat ini masih berada di atas batas minimum keselamatan sehingga kondisi tersebut masih dinyatakan aman bagi aktivitas penerbangan.

“BIM terus memantau jarak pandang (visibility) secara berkala bersama pihak BMKG. Jarak pandang saat ini masih berada di atas batas minimum keselamatan dan dinyatakan aman bagi aktivitas penerbangan,” ungkap Erwin kepada Covesia.co.id, Sabtu (15/8).

Erwin menjelaskan, secara operasional kabut asap belum memberikan gangguan atau pengaruh yang signifikan terhadap aktivitas penerbangan di BIM.

Lebih lanjut ia menyampaikan hingga saat ini belum ada penerbangan yang mengalami keterlambatan (delay), pembatalan, maupun pengalihan pendaratan (divert) yang disebabkan oleh kabut asap.

“Seluruh jadwal penerbangan, baik keberangkatan maupun kedatangan, masih beroperasi dengan normal,” ujarnya.

Bandara Internasional Minangkabau memiliki rata-rata pergerakan lalu lintas penerbangan sekitar 50 penerbangan per hari, yang mencakup penerbangan kedatangan dan keberangkatan.

Erwin menambahkan, pemantauan kondisi cuaca akan terus dilakukan secara intensif. Pihak BIM berkoordinasi dengan BMKG dan AirNav untuk memastikan kondisi penerbangan tetap aman.

“Pemantauan akan terus dilakukan secara intensif terkait kondisi cuaca bersama BMKG dan AirNav,” tutupnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Pasca Bentrokan Pasar Raya, Pemko Padang : Sudah Sosialisasi dan Buka Lagi Ruang Diskusi 

21 Oktober 2026 - 21:32 WIB

Penertiban Berujung Bentrok di Pasar Raya Padang, Ini Alasan Pedagang Marah

21 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Penertiban PKL Pasar Raya Padang Berakhir Ricuh, 7 Anggota Pol PP Terluka 

21 Oktober 2026 - 20:05 WIB

LBH Ungkap Ketidakjelasan Peruntukan Dana Bantuan Bencana Sumbar Rp4 Miliar

21 Oktober 2026 - 15:29 WIB

LBH Padang: Negara Tak Mampu Tangani Bencana

21 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Trending Topik News