Menu ✖

Mode Gelap
Masyarakat Pandai Sikek Tolak Trase Tol, Bukan Pembangunannya Bus AKDP Arah Utara Dipusatkan di Terminal Anak Air, Penumpang Justru Terbebani Ongkos Tambahan Gempa M 4,3 Guncang Mentawai, Getaran Terasa hingga Nias Selatan Mahyeldi Respons Penolakan Tol Pandai Sikek, Lokasi Final Belum Ditetapkan Warga Pandai Sikek Sampaikan Penolakan Tol kepada Gubernur Sumbar Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional

News

Zelensky Klaim Rusia Akan Tambah 30 Ribu Tentara Korea Utara

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Zelensky Klaim Rusia Akan Tambah 30 Ribu Tentara Korea Utara Perbesar

Covesia.co.id – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim Rusia tengah mempersiapkan pengerahan sekitar 30 ribu tentara Korea Utara (Korut) untuk memperkuat militer dalam perang melawan Ukraina.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti semakin eratnya kerja sama pertahanan antara Moskow dan Pyongyang.

Zelensky mengatakan berdasarkan informasi intelijen Ukraina, persiapan penerimaan pasukan tambahan dari Korea Utara telah dilakukan di wilayah Voronezh, Rusia, sejak Juni 2026.

“Kami juga melihat adanya kerja sama antara Rusia dan Korea Utara. Rusia ingin mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara lagi,” ujar Zelensky.

Ia menjelaskan, sebelumnya sekitar 14 ribu tentara Korea Utara telah dikirim ke wilayah Kursk pada 2024 sebagai bagian dari perjanjian kerja sama pertahanan kedua negara.

Pasukan tersebut membantu Rusia menghadapi serangan besar pasukan Ukraina di wilayah tersebut.

Menurut Zelensky, kerja sama militer Rusia dan Korea Utara tidak hanya mencakup pengerahan personel.

Ia juga menuding Pyongyang tengah bersiap memasok peluncur rudal balistik baru kepada Moskow.

“Persiapan untuk menerima mereka telah dilakukan di wilayah Voronezh, Rusia, sejak bulan Juni,” katanya.

Zelensky menilai kolaborasi itu merupakan ancaman yang lebih luas daripada sekadar konflik di Ukraina.

Rusia telah memberikan kesempatan kepada Korea Utara untuk memperoleh pengalaman tempur sekaligus mengembangkan kemampuan persenjataan.

“Ini bukan hanya ancaman bagi Ukraina. Rusia membantu Korea Utara mempelajari cara berperang, menyempurnakan persenjataannya, dan memperoleh pengalaman tempur nyata dalam penggunaannya. Semua ini merupakan ancaman bagi setiap negara di Asia yang berada dalam jangkauan rudal Korea Utara,” tegas Zelensky.

Ia menambahkan, Ukraina tidak akan tinggal diam menghadapi perkembangan tersebut dan akan memberikan respons terhadap setiap ancaman yang muncul.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Masyarakat Pandai Sikek Tolak Trase Tol, Bukan Pembangunannya

6 November 2026 - 22:00 WIB

Bus AKDP Arah Utara Dipusatkan di Terminal Anak Air, Penumpang Justru Terbebani Ongkos Tambahan

6 November 2026 - 21:07 WIB

Gempa M 4,3 Guncang Mentawai, Getaran Terasa hingga Nias Selatan

6 November 2026 - 20:59 WIB

Mahyeldi Respons Penolakan Tol Pandai Sikek, Lokasi Final Belum Ditetapkan

6 November 2026 - 20:47 WIB

Warga Pandai Sikek Sampaikan Penolakan Tol kepada Gubernur Sumbar

6 November 2026 - 20:42 WIB

Trending Topik News