Menu ✖

Mode Gelap
Masyarakat Pandai Sikek Tolak Trase Tol, Bukan Pembangunannya Bus AKDP Arah Utara Dipusatkan di Terminal Anak Air, Penumpang Justru Terbebani Ongkos Tambahan Gempa M 4,3 Guncang Mentawai, Getaran Terasa hingga Nias Selatan Mahyeldi Respons Penolakan Tol Pandai Sikek, Lokasi Final Belum Ditetapkan Warga Pandai Sikek Sampaikan Penolakan Tol kepada Gubernur Sumbar Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional

News

KN SAR Ramawijaya 240 Milik Basarnas Mentawai Terbakar Saat Docking di Jakarta Utara

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

KN SAR Ramawijaya 240 Milik Basarnas Mentawai Terbakar Saat Docking di Jakarta Utara Perbesar

Covesia.co.id – Kapal Negara (KN) SAR Ramawijaya 240 milik Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mentawai terbakar saat menjalani perawatan tahunan (docking) di galangan kapal PT Proskuneo Kadarusman, kawasan Pelabuhan Nizam Zachman, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (22/7/2026) malam.

Kebakaran terjadi saat kapal berada di dok untuk menjalani proses perawatan rutin.

Puluhan personel pemadam kebakaran bersama unsur Basarnas diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke fasilitas maupun kapal lain di sekitar galangan.

Humas Kantor SAR Jakarta, Ramli Prasetio, membenarkan bahwa kapal yang terbakar merupakan armada utama milik Basarnas Mentawai.

“Kapal yang terbakar milik Basarnas Mentawai dan saat ini 20 mobil pemadam kebakaran memadamkan api di lokasi,” kata Ramli Prasetio.

Ia menjelaskan, kapal tersebut bukan aset operasional Kantor SAR Jakarta, melainkan milik Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai yang sedang menjalani docking tahunan di PT Proskuneo Kadarusman.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Desiana Kartika Bahari, memastikan insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran tersebut, baik dari ABK yang sedang melakukan pengawasan maupun pegawai dari perusahaan docking kapal,” ujar Desiana.

Menurutnya, KN SAR Ramawijaya 240 merupakan kapal SAR sepanjang 40 meter yang dioperasikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai. Saat kejadian, kapal sedang berada di dok untuk menjalani perawatan berkala.

Desiana menambahkan, sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikerahkan ke lokasi dengan dukungan personel rescue Kantor SAR Jakarta dari Pos SAR Kepulauan Seribu.

Setelah dilakukan pemadaman intensif, api berhasil dikendalikan dan petugas melanjutkan proses pendinginan guna mencegah munculnya titik api baru.

“Penyebab kebakaran saat ini belum diketahui dan akan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk investigasi lebih lanjut,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengatakan pihaknya mengerahkan 14 unit mobil pemadam dengan sekitar 70 personel untuk menangani kebakaran.

Gatot juga menyebut penyebab kebakaran serta nilai kerugian masih dalam proses penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Masyarakat Pandai Sikek Tolak Trase Tol, Bukan Pembangunannya

6 November 2026 - 22:00 WIB

Bus AKDP Arah Utara Dipusatkan di Terminal Anak Air, Penumpang Justru Terbebani Ongkos Tambahan

6 November 2026 - 21:07 WIB

Gempa M 4,3 Guncang Mentawai, Getaran Terasa hingga Nias Selatan

6 November 2026 - 20:59 WIB

Mahyeldi Respons Penolakan Tol Pandai Sikek, Lokasi Final Belum Ditetapkan

6 November 2026 - 20:47 WIB

Warga Pandai Sikek Sampaikan Penolakan Tol kepada Gubernur Sumbar

6 November 2026 - 20:42 WIB

Trending Topik News