Menu

Mode Gelap
Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara Ditebus Rp 100 Juta, Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dievakuasi Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan Di Tengah Curah Hujan Tinggi, Ada 8 Titik Api Muncul di Sumbar Hari Ini PN Pekanbaru Bacakan Vonis Gubernur Riau Nonaktif Pemko Padang Matangkan Persiapan Menuju Kota Gastronomi Dunia

Lingkungan

Pesawat AS Tembaki Kapal Tanker yang Coba Terobos Blokade

badge-check

Pesawat AS Tembaki Kapal Tanker yang Coba Terobos Blokade Perbesar

Covesia.co.id – Sebuah pesawat militer Amerika Serikat menembaki dan melumpuhkan sebuah kapal tanker minyak ketika kapal tersebut mencoba menerobos blokade angkatan laut AS di pelabuhan Iran. Dalam insiden yang terjadi pada hari Rabu (15/7) waktu setempat itu, kapal tersebut tidak membawa muatan, kata militer AS.

“Pesawat tersebut melumpuhkan kapal setelah menembakkan rudal Hellfire ke cerobong asap kapal. Kapal tersebut tidak lagi transit ke Iran,” kata Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam sebuah unggahan di media sosial X, dilansir kantor berita AFP, Kamis (16/7/2026). Militer AS mengidentifikasi kapal tanker tersebut sebagai M/T Belma yang berbendera Curaçao.

Ini adalah pertama kalinya Amerika Serikat secara paksa menghentikan sebuah kapal sejak memberlakukan kembali blokade pelabuhan pada pukul 20.00 GMT pada hari Selasa lalu.

CENTCOM juga mengatakan telah mengalihkan dua kapal komersial dalam 24 jam pertama pemberlakuan blokade pelabuhan Iran.

Pasukan AS sebelumnya juga telah memblokade pelabuhan Iran dari 13 April hingga 18 Juni, di mana mereka melumpuhkan sembilan kapal dan mengalihkan lebih dari 140 kapal, menurut CENTCOM.

Blokade tersebut melarang kapal-kapal melakukan pelayaran menuju atau dari pelabuhan dan wilayah pesisir Iran.

Blokade itu sebelumnya dicabut sebagai bagian dari kesepakatan yang dicapai AS dan Iran bulan lalu, yang dikenal sebagai memorandum of understanding (nota kesepahaman), dan bertujuan mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Namun, perselisihan terkait Selat Hormuz kini menjadi salah satu titik utama pertentangan antara kedua pihak.

Menanggapi diberlakukannya kembali blokade oleh AS, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan Washington agar “bersiap menghadapi penutupan jalur-jalur ekspor minyak dan gas lainnya yang melayani kepentingan AS dan sekutu-sekutunya”.

IRGC tidak menjelaskan lebih lanjut jalur mana yang berpotensi terdampak.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Panas Ekstrem di Jepang, Ratusan Orang Dilarikan Ke Rumah Sakit

23 Juli 2026 - 16:28 WIB

Melihat Tabung Merah Putih Yang Disiapkan Pemerintah Gantikan Gas Melon 3 Kg

22 Juli 2026 - 10:12 WIB

Banjir di Agam Surut, 450 Warga Dipastikan Selamat

19 Juli 2026 - 09:45 WIB

BP3MI Sumbar: Kasus Ayu Jadi Alarm Waspadai Modus TPPO Berkedok Lowongan Kerja

18 Juli 2026 - 08:42 WIB

Duel Juara Eropa dan Amerika Latin di Final Piala Dunia, Siapa yang Bakal Menang?

16 Juli 2026 - 09:37 WIB

Trending Topik Lingkungan